Ada 10 Koperasi Merah Putih di Sumbar yang Punya Gerai

- Hingga kini baru 10 dari 1.265 koperasi merah putih di Sumbar yang memiliki gerai, sementara ribuan lainnya masih belum punya kantor untuk beraktivitas.
- Dari total koperasi, 954 sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sisanya masih menunggu proses penyelesaian administrasi tanpa kendala berarti.
- Koperasi merah putih di Sumbar umumnya bergerak di bisnis kebutuhan pokok seperti sembako, minyak goreng, dan gas LPG dengan target seluruhnya aktif pada Juli 2026.
Padang, IDN Times - Koperasi Merah Putih yang menjadi salah satu program yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto masih belum bergerak masif di Sumatra Barat. Pasalnya, hingga saat ini baru 10 koperasi yang sudah memiliki gerai atau kantor. Sementara, seribuan lainnya masih belum memiliki gedung untuk beraktivitas.
"Kalau tahun 2025 kemarin fokusnya ke pembentukan dan pelatihan. Untuk tahun ini fokusnya pembangunan gerai atau kantornya," kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Sumatra Barat, Endrizal.
1. Masih ada yang belum miliki NIB

Endrizal mengatakan bahwa jumlah Koperasi Merah Putih di Sumatra Barat yang sudah terbentuk dan berbadan hukum saat ini mencapai angka 1.265.
"Tapi dari total jumlah itu yang sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) sampai saat ini sudah 954. Yang lainnya masih dalam proses pembuatan," katanya.
Menurutnya, para pengurus Koperasi Merah Putih tidak memiliki kendala dalam pengurusan NIB tersebut. Hanya saja, mereka harus menunggu waktu hingga pengurusannya selesai.
2. Sebanyak 171 pembangunan gerai

Menurut Endrizal, dari total Koperasi Merah Putih tersebut baru 171 yang akan melakukan pembangunan gerai atau kantor untuk melaksanakan usahanya nanti.
"Dari 171 itu baru 10 yang sudah selesai dan selanjutnya mereka bisa melaksanakan kegiatan usahanya masing-masing sesuai dengan jenis usaha yang akan dilakukan," katanya.
Sementara, 161 gerai lainnya masih dalam tahap pembangunan yang dilakukan langsung oleh pihak Kementerian Koperasi dan UMKM yang turun langsung untuk melakukan pembangunan.
"Ditargetkan semuanya selesai pada Juli 2026 mendatang dan seluruh koperasi Merah Putih sudah bisa melaksanakan kegiatan bisnis mereka masing-masing," katanya.
3. Apa usaha yang dijalankan koperasi merah putih di Sumbar?

Endrizal mengatakan saat ini sudah banyak Koperasi Merah Putih yang menjalankan bisnisnya dan masih ada beberapa yang sedang meraba-raba bisnis yang akan dilaksanakan.
"Rata-rata bisnisnya itu bergerak di bidang jual beli sembako seperti minyak goreng dan gas LPG subsidi. Kebanyakan itu menjual kebutuhan pokok begitu," katanya.
Menurutnya, hingga Juli 2026 mendatang, seluruh Koperasi Merah Putih yang sudah terbentuk dan memiliki NIB harus sudah memulai usahanya masing-masing.


















