Mahfud MD Mundur Sebagai Menteri, Ganjar Sebut Contoh Integritas

- Ganjar Pranowo mengapresiasi langkah Mahfud MD mundur dari Kabinet Indonesia Maju sebagai Menkopolhukam.
- Meski regulasi tak mengatur, keterlibatan dalam pemerintahan akan menjadi pertanyaan masyarakat dan mempengaruhi suasana kebatinan.
- Keluarnya Mahfud dari Kabinet KIM sudah dibahas sejak awal dan tidak akan mengubah gaya kampanye Ganjar Pranowo.
Palembang, IDN Times - Calon Presiden nomor urut 03, Ganjar Pranowo, mengapresiasi langkah Mahfud MD mundur dari Kabinet Indonesia Maju (KIM) sebagai Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam). Menurut Ganjar hengkangnya Mahfud memerlukan suasana kebatinan yang siap, penuh etik, dan kepantasan.
"Itu butuh rasa, etika, dan kemauan. Kalau tidak, orang bisa meragukan karena bernaung di bawah regulasi," ungkap Ganjar di Palembang, Jumat (2/2/2024).
1. Konflik kepentingan dinilai berpengaruh

Ganjar menilai meski regulasi tak mengatur dan mempermasalahkan hal tersebut, hanya saja keterlibatan dalam pemerintahan akan menjadi pertanyaan masyarakat. Hal ini dinilai mempengaruhi suasana kebatinan masyarakat.
"Setidaknya kita menyampaikan pada publik mengenai conflict of interest yang tinggi. Maka saya sampaikan Pak Mahfud memiliki integritas untuk memberikan contoh yang baik. Saya respect dengan beliau," ungkap dia.
2. Keputusan keluar kabinet sudah dibicarakan

Ganjar menyebut keputusan wakilnya untuk mundur sudah dibahas sejak awal. Keputusan inltu akhirnya dipilih Mahfud MD.
"Sudah kita bicarakan sejak awal, kan," jelas dia.
3. Keluarnya Mahfud tak pengaruhi gaya kampanye
Ganjar pun memastikan keluarnya Mahfud dari Kabinet KIM tak akan mengubah gaya kampanye yang sudah ada.
"Tidak akan mengubah gaya kampanye, ya biasa saja," tutup dia.


















