Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Korban Bullying di Muratara Lapor Polisi, Bermula Cekcok dari Story WA

Rekaman diduga aksi perundungan siswa SMP Muratara viral di media sosial.
Rekaman diduga aksi perundungan siswa SMP Muratara viral di media sosial. (Dok. IDN Times)
Intinya sih...
  • Korban dan para saksi akan dipanggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut
  • Terduga pelaku tidak senang karena korban membuat story di status WA
  • Korban menderita sejumlah luka, memar dan bengkak di tubuhnya
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Musi Rawas Utara, IDN Times - Unit Satreskrim Polres Musi Rawas Utara (Muratara) kini menyelidiki dugaan perundungan pelajar SMP di Rupit, Kabupaten Muratara yang viral belakangan ini. Apalagi pihak korban berinisial AP (13), pelajar kelas VIII tersebut telah membuat laporan ke polisi.

Laporan tersebut dibuat setelah korban mengalami sejumlah memar di tubuh dan bengkak di bagian kepala. Diduga aksi perundungan terjadi lantaran story WhatsApp (WA). Pihak sekolah juga sudah menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke kepolisian karena peristiwa kekerasan terjadi di luar jam sekolah.

1. Korban dan para saksi akan dipanggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut

Rekaman diduga aksi perundungan siswa SMP Muratara viral di media sosial.
Rekaman diduga aksi perundungan siswa SMP Muratara viral di media sosial. (Dok. IDN Times)

Kanit PPA Sat Reskrim Polres Muratara, Ipda Budiman menjelaskan, pihaknya sudah menerima laporan dari pihak korban dan kini sedang melakukan penyelidikan.

"Anak yang dilaporkan adalah NR (13) yang juga pelajar SMP. Hanya saja mereka beda sekolah. Korban dan para saksi akan dipanggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut," ujarnya Senin (8/12/2025).

Budiman menambahkan, saat ini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan pihak-pihak yang diduga terkait terlibat dalam video itu.

"Sekarang kita tengah melakukan pemeriksaan pihak-pihak yang terkait. Dalam pemeriksaan ini kita melibatkan pihak Peksos dan Bapas, karena mereka masih anak di bawah umur," ujarnya.

2. Terduga pelaku tidak senang karena korban membuat story di status WA

Rekaman diduga aksi perundungan siswa SMP Muratara viral di media sosial.
Rekaman diduga aksi perundungan siswa SMP Muratara viral di media sosial. (Dok. IDN Times)

Sementara itu, Kasi Humas Polres Muratara Ipda Darussalam Saputra menambahkan, berdasarkan keterangan ibu korban, kejadian dugaan kekerasan yang dialami anaknya terjadi, Sabtu (6/12/2025) sekitar pukul 16.00 WIB di depan teras rumah salah satu saksi.

Lokasi perundungan itu di Kelurahan Muara Rupit Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara. Motifnya, terduga pelaku tidak senang karena korban membuat story di status WA. Story tersebut berisi tangkapan layar chatingan yang membuat terduga pelaku tersebut tersinggung.

"Setelah itu terjadi cekcok di pesan WA, kemudian kontak WA terduga pelaku diblok oleh korban. Karena itulah, terduga pelaku mendatangi korban di rumahnya, memanggil dan mengajak korban keluar untuk ikut bersama terduga pelaku," jelasnya.

3. Korban menderita sejumlah luka, memar dan bengkak di tubuhnya

Rekaman diduga aksi perundungan siswa SMP Muratara viral di media sosial.
Rekaman diduga aksi perundungan siswa SMP Muratara viral di media sosial. (Dok. IDN Times)

Setelah mengikuti terduga pelaku tersebut, korban mengetahui bahwa ia akan dirundung sehingga korban berlari ke rumah I, yang merupakan kerabat dari Ibu korban. Ketika sampai di depan teras rumah I, terduga pelaku langaung melakukan kekerasan dengan cara menjambak, menginjak, menendang berulang kali, dan kemudian menyeret korban.

Akibatnya korban menderita bengkak pada bagian kepala, terdapat luka goresan di punggung kaki sebelah kiri, leher belakang sebelah kiri mengalami memar, dan punggung sebelah kiri mengalami memar.

"Tak lama kemudian warga di sekitar lokasi memisahkan mereka dan melaporkan kejadian itu ke Ibu korban. Tidak senang anaknya dianiaya, Ibu korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Muratara untuk ditindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku," jelas Kasi Humas.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More

OJK Sumsel Nilai IHSG Anjlok Bukan Pertanda Pelemahan Ekonomi

29 Jan 2026, 16:57 WIBNews