Ganjar Pranowo makan pempek di Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)
Menurut Ganjar keluhan ini tak hanya berasal dari pedagang atau pembeli, tetapi juga dari peternak. Saat bertemu dengan peternak, dirinya mendapati keluhan mengenai harga pakan yang naik. Untuk satu kilogram jagung pakan ternak diketahui menyentuh harga Rp9.000.
"Kemarin saya bertemu peternak ayam khususnya petelur, jagung mahalnya minta ampun, sekarang Rp9.000. Harga telur dari mereka keluar Rp22.000, dia mau jual Rp28.000 tidak bisa. Maka sekarang para peternak merasakan situasi yang terburuk," ujar Ganjar.
Meskipun peternak sedang terpuruk, pasokan telur ke pasar-pasar pun masih terbilang stabil. Sehingga Ganjar meminta pemerintah melihat kondisi peternak telur saat ini.
"Jagung kita punya pengaruh besar, maka kita bicara hulunya, khususnya padi, jagung dan kedelai harus diperhatikan. Kalau tidak, pasar kita hancur, ini yang harus kita stabilisasi harga," tutup dia.