Batu Busuk Padang Kembali Terisolasi, Jalan Putus Dihantam Galodo

- Evakuasi warga: Tim evakuasi turun ke lokasi banjir untuk membantu warga terdampak, tanpa korban jiwa.
- Jalur terputus: Jalan menuju lokasi terputus akibat air bah merusak dinding sungai, tapi masih bisa dilalui dengan berjalan kaki.
- Warga terisolasi: Putusnya jalan menyebabkan warga sulit dijangkau, tim penyelamatan sudah ada di lokasi untuk memastikan keselamatan warga.
Padang, IDN Times - Warga di daerah Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Kota Padang-Sumbar kembali terisolasi pada Jumat (2/1/2026) usai banjir yang berulang kali menerjang daerah tersebut.
"Banjir kembali terjadi tadi subuh karena curah hujan yang sangat deras sejak malam tadi," kata Kapolsek Pauh, AKP Nasirwan saat dihubungi IDN Times.
Ia mengatakan, curah hujan dengan intensitas tinggi tersebut membuat aliran sungai Batang Kuranji tersebut kembali meluap.
1. Evakuasi warga

Karena hujan deras tersebut, Nasirwan mengatakan ia langsung menurunkan personelnya untuk membantu warga yang berada di lokasi tersebut.
"Sejak tadi subuh tim langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi warga yang berada dekat dengan aliran sungai," katanya.
Menurut Nasirwan, tidak ada korban jiwa dalam banjir susulan yang melanda daerah tersebut dan seluruh warga dalam keadaan selamat dan sudah berada di titik aman.
2. Jalur terputus

Meskipun begitu, menurut Nasirwan, air bah terus merusak dinding sungai yang mengakibatkan jalan kembali terban untuk menuju lokasi itu.
"Jalan terputus saat ini dan tidak bisa dilalui menggunakan kendaraan roda empat ataupun roda dua untuk menuju titik bencana sebelumnya," katanya.
Tapi, menurut Nasirwan jalur masih bisa dilalui dengan berjalan kaki melewati perbukitan untuk bisa menggapai warga yang terdampak bencana.
3. Warga terisolasi

Karena putusnya jalan tersebut, menurut Nasirwan, warga di lokasi itu terisolasi dan sulit untuk dijangkau tim penyelamatan saat ini.
"Untuk dari Polri saat ini sudah ada tim yang berada di lokasi untuk memastikan seluruh warga dalam keadaan aman," katanya.
Menurutnya, beberapa warga yang terdampak bencana sebelumnya masih tetap di lokasi tersebut dan sebagian lainnya sudah berada di Hunian Sementara.
















