Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mengenal Upacara Nujuh Jerami di Bangka, Tradisi Suku Lom

Mengenal Upacara Nujuh Jerami di Bangka, Tradisi Suku Lom
Nujuh Jerami di Bangka (instagram.com/@fazuljhanakhbar),
Intinya Sih
  • Upacara Nujuh Jerami dilaksanakan setiap tahun oleh Suku Lom atau Mapur di Dusun Air Abik, Kabupaten Bangka, sebagai bentuk rasa syukur atas panen padi.
  • Tradisi turun temurun ini dipimpin oleh tetua adat dan dilaksanakan di umah memarong, yang kini menjadi simbol identitas keberadaan orang Mapur.
  • Pelaksanaan upacara melibatkan berbagai prosesi, termasuk tumbuk padi oleh tiga perempuan, masak beras merah bersama telur dan udang, serta sedekah gebong sebagai hari raya bagi orang Mapur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Suku Lom atau Mapur di Dusun Air Abik, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung biasa menggelar upacara Nujuh Jerami setiap tahunnya. Pelaksanaan Nujuh Jerami digelar pada April, biasanya pada bulan purnama yang mengikuti penanggalan Tionghoa.

Tradisi turun temurun dari nenek moyang tersebut dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur panen padi di sawah yang biasanya beras merah. Upacara besar bagi orang Mapur ini juga diharapkan hasil panen tahun depan akan berlimpah dan cukup menghidupi keluarga mereka.

1. Upacara Nujuh Jerami digelar di umah memarong

Dusun Air Abik Bangka (instagram.com/@fazuljhanakhbar)
Dusun Air Abik Bangka (instagram.com/@fazuljhanakhbar)

Upacara Nujuh Jerami dipimpin oleh tetua adat, yang biasanya dilaksanakan di umah memarong yang dibangun secara swadaya warga setempat pada 2019. Mengutip dari kebudayaan. kemendibud.go.id bahwa umah memarong itu dibangun kembali dengan berdasarkan pada pengetahuan dan ingatan mereka terkait dengan rumah tradisional orang Mapur dahulu.

Umah memarong kini menjadi simbol identitas keberadaan orang Mapur. Seiring waktu berjalan, saat ini rumah-rumah orang Mapur tidak beda dengan rumah orang Bangka lainnya dengan fasilitas listrik juga sudah masuk.

2. Prosesi upacara Nujuh Jerami dimulai dengan kemai kemudian ada menumbuk padi

Nujuh Jerami di Bangka (instagram.com/@fazuljhanakhbar)
Nujuh Jerami di Bangka (instagram.com/@fazuljhanakhbar)

Masih mengutip dari kebudayaan.kemendibud.go.id, pada prosesi pelaksanaan upacara Nujuh Jerami ini dimulai ketua adat Abok Gedoi melakukan kemai dengan memercikkan air beras kuning yang telah ditumbuk dari mangkok batok kelapa yang dipegang.

Percikan itu dengan menggunakan ikatan daun kesalan ke semua penjuru di dalam umah memarong beserta orang-orang yang berada di dalam rumah. Di depan umah memarong disiapkan lesung dan alu untuk menumbuk padi yang dilakukan oleh tiga orang perempuan.

Namun sebelum itu, ketua adat yang  akan menumbuknya sebanyak 7 kali tumbukan. Tujuh kali tumbukan merujuk pada nujuh atau tujuh jerami.

3. Hasil tumbukan lalu dimasak kemudian dilakukan malet

Nujuh Jerami di Bangka (instagram.com/@fazuljhanakhbar)
Nujuh Jerami di Bangka (instagram.com/@fazuljhanakhbar)

Setelah padi ditumbuk oleh tiga perempuan itu, ketua adat mengambil beras merah lalu dimasak dalam ketel kecil. Beras merah ini dimasak bersama dengan sebutir telor dan udang, kemudian ketua adat mengambil satu-dua centong nasi, telur dan udang lalu ketua adat akan membacakan doa-mantra.

Setelah itu ketua adat akan melakukan malet atau menyentuhkan campuran nasi, telur, dan udang kepada bereje. Yang dimaksud bereje adalah alat-alat yang biasa digunakan untuk pertanian seperti golok, parang, sabit, kapak, dan sebagainya 

Lalu dilakukan juga malet batu asahan, beberapa titik hingga sekeliling dinding umah memarong itu, serta lesung dan alu yang digunakan untuk menumbuk padi. Pada Nujuh Jerami juga digelar sedekah gebong yang merupakan hari raya bagi orang Mapur.

Setiap rumah warga menyediakan berbagai kue dalam toples-toples kaca, para tamu bisa datang, kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur mereka atas segala rezeki yang diperoleh.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest Travel Sumatera Selatan

See More