Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sumsel Perluas Bisnis Non Tambang Lewat Pembinaan Petani Kopi

Kota Palembang
Sumsel Perluas Bisnis Non Tambang Lewat Pembinaan Petani Kopi
ilustrasi kopi (pexels.com/Huzur Akçıl)
  • Pemerintah Sumsel fokus kembangkan bisnis kopi dengan brand sendiri.
  • Sumsel memiliki potensi kopi tinggi namun belum optimal dari sisi non tambang.
  • Pemprov Sumsel prioritas bantu petani kopi agar produk bisa sampai global.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Palembang, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Pemprov Sumsel) terus mencari strategi perluasan bisnis sekaligus pengembangan usaha dari sektor non tambang dan kopi menjadi salah satu komoditas dengan produksi terbaik.

"Pemprov berkomitmen melakukan pembinaan kepada petani-petani kopi agar komoditas ini bisa tenar ke luar Sumsel dengan brand (merek) sendiri," ujar Pj Gubernur Sumsel, Elen Setiadi, Senin (12/8/2024).

  1. 1. Fokus pembinaan petani kopi seiring hasil produksi tinggi

    ilustrasi biji kopi (pexels.com/Lukas)
    ilustrasi biji kopi (pexels.com/Lukas)

    Pertumbuhan bisnis Sumsel saat ini  unggul dari sektor tambang seperti batubara dan lainnya, namun dari sisi non tambang, pengembangan usaha ekonomi belum optimal. Padahal Sumsel memiliki kebun kopi terluas di Sumatra.

    "Jika dilihat dari komoditasnya (kopi), Sumsel memiliki potensi tinggi, yang sangat besar pengaruhnya dari masyarakat (petani), dan ini yang harus difokuskan (pembinaan)," kata dia.

  2. 2. Merek dagang kopi Sumsel sering diklaim daerah lain

    ilustrasi kopi (pexels.com/Rodolfo Quirós)
    ilustrasi kopi (pexels.com/Rodolfo Quirós)

    Meski menghasilkan biji kopi terbaik dari kabupaten di Sumsel seperti Semendo, Empat Lawang dan Pagaralam, tak banyak nama dagang kopi tercantum dari daerah asal. Kebanyakan merek kopi kemasan berasal dari wilayah lain, contohnya Lampung.

    "Produksi kopinya tinggi, namun sejauh ini klaimnya justru didapatkan daerah lain. Inilah yang coba dibenahi pemprov, agar produk kopi Sumsel bisa memiliki brand sendiri," ungkapnya.

  3. 3. Pemprov dukung hilirisasi kopi Sumsel hingga global

    ilustrasi menikmati secangkir kopi (pexels.com/ValeriiaMiller)
    ilustrasi menikmati secangkir kopi (pexels.com/ValeriiaMiller)

    Elen menerangkan, siasat Pemprov Sumsel mengembangkan bisnis komoditas kopi yang saat ini diprioritaskan adalah bagaimana petani kopi lebih sejahtera dengan mendapatkan bantuan dari pihak ketiga atau CSR untuk memasarkan produk.

    "Sumsel pengekspor kopi tinggi juga, tapi produknya masih kalah tenar. Sementara kita perbaiki taste kopi Sumsel dengan membantu pengolahan, hingga pemasaran merek sendiri. Intinya hilirisasi kopi bisa sampai global," timpal dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More