Palembang, IDN Times - Konsentrasi partikel halus PM2.5 di Stasiun Klimatologi (Staklim) Musi II, Palembang, turun dari kisaran 500 menjadi 200 mikrogram per meter kubik pada Kamis (15/10/2026). Penurunan ini terukur sekitar satu jam setelah operasi teknologi dry ice dilakukan.
Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan, Wandayantolis, mengatakan konsentrasi PM2.5 mulai menurun pada pukul 14.00 WIB. Sebelumnya, sejak pukul 06.00 hingga 12.00 WIB, konsentrasi partikel halus tersebut berada di kisaran 500 mikrogram per meter kubik atau masuk kategori berbahaya.
"Kemarin, 1 jam setelah operasi dry ice, terjadi penurunan tingkat PM2.5 yang terukur di Staklim Musi II mulai pkl 14.00 WIB," ungkap Wandayantolis kepada IDN Times, Jumat (16/10/2026).
