Palembang, IDN Times - Sebuah petisi yang ditujukan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mencuat di laman media sosial. Petisi tersebut telah dibagikan kepada 810 orang dan ditandatangani oleh 690 orang hingga pukul 16.08 WIB, guna menanggapi kabut asap dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian meluas di Bumi Sriwijaya.
Dalam petisi itu, masyarakat menilai lambatnya respons pemerintah dalam melakukan pencegahan dan penanganan karhutla. Mereka menilai tindakan pemerintah minim koordinasi dan tidak transparan.
"Kami mendesak pemerintah untuk mengambil langkah-langkah konkret dengan melakukan evaluasi mendalam terhadap kebijakan penanganan karhutla," ungkap Anisa Irawan, sang pembuat petisi, dikutip IDN Times, Jumat (2/10/2026).
