Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
M Nasuha Apresiasi Skuad Sumsel United Meski Kalah dari PSGC Ciamis
Pelatih Sumsel United M Nasuha (Dok. IDN Times)
  • Sumsel United kalah 0-2 dari PSGC di Stadion Galuh Ciamis pada 19 September 2026, lewat dua gol Ezechiel N'Douassel pada menit ke-36 dan 57.
  • Pelatih M Nasuha mengapresiasi kerja keras pemain, tetapi menilai tim kesulitan keluar dari tekanan karena sejumlah posisi, terutama sisi kiri, tidak berjalan maksimal.
  • Nasuha menyebut hilangnya fokus saat bola mati dan kegagalan penalti Kenneth Ngwoke memengaruhi mental tim; Sumsel United selanjutnya menjamu PSPS Pekanbaru pada 26 September.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Sumsel United kalah 0-2 dari PSGC pada pertandingan Pegadaian Championship 2026/2027. Pelatih M Nasuha mengapresiasi kerja keras pemain dan menyiapkan perbaikan untuk laga berikutnya.
  • Who?
    Sumsel United, pelatih M Nasuha, PSGC, pencetak gol Ezechiel N'Douassel, serta Kenneth Ngwoke yang gagal mengeksekusi penalti terlibat dalam pertandingan tersebut.
  • Where?
    Pertandingan berlangsung di Stadion Galuh Ciamis, kandang PSGC. Sumsel United selanjutnya dijadwalkan bermain di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang.
  • When?
    PSGC menjamu Sumsel United pada 19 September 2026. Nasuha menyampaikan evaluasinya pada Minggu, 20 September 2026. Laga berikutnya melawan PSPS Pekanbaru dijadwalkan 26 September 2026.
  • Why?
    Sumsel United kesulitan keluar dari tekanan PSGC karena sejumlah posisi, terutama sisi kiri, tidak berjalan optimal. Kehilangan fokus pada bola mati dan kegagalan penalti disebut memengaruhi permainan tim.
  • How?
    Ezechiel N'Douassel mencetak dua gol untuk PSGC pada menit ke-36 dan 57. Sumsel United gagal mencetak gol, termasuk melalui penalti Kenneth Ngwoke pada akhir babak pertama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sumsel United kalah 0-2 dari PSGC di Ciamis. Dua gol PSGC dibuat Ezechiel N'Douassel. Pelatih M Nasuha bilang pemain sudah bekerja keras, walau ada kesalahan dan kurang fokus. Penalti Kenneth Ngwoke juga tidak masuk. Sekarang Sumsel United mau lebih baik saat melawan PSPS Pekanbaru di Palembang pada 26 September.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Meski hasil di Ciamis belum berpihak, Sumsel United menunjukkan modal penting melalui kerja keras pemain dan kemampuan mengimbangi PSGC pada sejumlah fase pertandingan. Evaluasi pelatih terhadap fokus, posisi permainan, serta dampak kegagalan penalti memperlihatkan adanya pemahaman jelas atas hal-hal yang perlu dibenahi menjelang laga kandang berikutnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Pelatih Sumsel United M Nasuha tetap mengapresiasi anak asuhnya dan memberi semangat agar dapat lebih optimal di laga lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027. Meski kalah di Ciamis dengan skor 0-2 saat bermain di kandang PSGC, Laskar Juaro berupaya memperbaiki kelemahan dan tiap kesalahan.

"Pertama, saya berterima kasih kepada seluruh pemain yang sudah bekerja keras. Tapi hasil memang tidak memihak kami," ujarnya, Minggu (20/9/2026).

1. Akui Sumsel United sulit keluar dari permainan tim lawan

Sumsel United saat di kandang PSGC Ciamis (Dok. Media Officer Sumsel United)

Diketahui, Sumsel United dijamu PSGC pada 19 September 2026. Pada pertandingan tersebut, Sumsel United harus mengakui keunggulan tuan rumah saat berlaga di Stadion Galuh Ciamis.

Sumsel United terpaksa menelan kekalahan. Dua gol yang bersarang ke gawang Sumsel United seluruhnya dicetak Ezechiel N'Douassel, masing-masing pada menit ke-36 dan ke-57. Hasil itu membuat Sumsel United harus segera mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya.

Nasuha mengakui timnya tidak tampil maksimal, terutama pada sejumlah posisi di babak pertama. Ia menyebut sisi kiri permainan Sumsel tidak berjalan seperti yang diharapkan.

"Tim sulit keluar dari tekanan lawan," kata dia.

2. Akui kesulitan antisipasi permainan PSGC

Sumsel United latihan di Stadion GSJ Palembang (Dok. Media Officer)

Menurutnya, Sumsel United sebenarnya masih mampu mengimbangi permainan PSGC. Namun, beberapa kesalahan membuat anak asuhnya itu kesulitan keluar dari serangan bertubi-tubi tim tuan rumah.

"Di babak pertama ada beberapa posisi yang tidak berjalan sehingga kami kesulitan mengantisipasi permainan PSGC. Kami sebenarnya masih bisa mengimbangi, tetapi terutama di sisi kiri memang tidak berjalan," jelas dia.

Nasuha mengatakan, saat gol pertama PSGC, para pemain kebobolan karena anak asuhnya kehilangan fokus. Padahal momen tersebut dalam situasi bola mati dan pergerakan Ezechiel sudah menjadi perhatian sebelum pertandingan.

"Kami sudah mengantisipasi servis bola dan pergerakan striker mereka. Tapi mungkin itulah sepak bola. Kami sedikit kehilangan fokus dan akhirnya kebobolan," katanya.

3. Mental pemain turun usai gagal penalti

Laga Sumsel United (Dok. Media Officer Sumsel United)

Tak hanya soal fokus pemain yang berantakan, Nasuha juga mengakui, kegagalan penalti Kenneth Ngwoke pada akhir babak pertama turut memengaruhi mental pemain.

"Karena tidak masuk, mental pemain sedikit turun," ujar Nasuha.

Dengan hasil yang tak positif di Ciamis, Sumsel United wajib mencuri poin pada laga berikutnya. Apalagi, Laskar Juaro akan bermain di Palembang. Sumsel United dijadwalkan menjamu PSPS Pekanbaru di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring pada 26 September nanti.

Curated For You

Editorial Team

Related Article