Kondisi kabut asap di kota Palembang yang tiba-tiba gelap ditutupi polusi kebakaran hutan dan lahan (IDN Times/Rangga Erfizal)
Penanganan dari udara juga dilakukan untuk menjangkau titik yang sulit ditangani dari darat. Tiga helikopter dikerahkan, yakni PK-KII jenis Kamov, PK-ODC jenis B3 dan Mi-171.
Sejak water bombing dimulai pada 27 September hingga 4 Oktober 2026, tercatat 345 sorti penerbangan dilakukan untuk membantu pemadaman.
Komandan Kodim 0401/Musi Banyuasin, Letkol Inf. Dimas Kurniawan meminta masyarakat ikut mencegah munculnya titik api baru selama proses pemadaman masih berlangsung.
"Jangan sampai masih ada asap yang dapat mengganggu semua orang hasil dari perbuatan orang-orang yang tidak bertanggung jawab," jelasnya.
Sementara itu, sumber awal kebakaran hingga Minggu sore masih ditelusuri. Dari pemantauan awal, salah satu area yang terdeteksi terbakar diperkirakan sekitar 0,5 hektare.
Adapun angka sekitar 5.800 hektare yang disebut dalam operasi merupakan cakupan wilayah penanganan. Luasan tersebut mencakup area pemantauan, pemadaman, pengendalian, pembangunan sekat bakar dan pencegahan penjalaran api, bukan luas lahan yang terbakar.