Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Istri di OKI Bunuh Suami di Kantor Usai Terlibat Perselisihan
Pelaku pembunuhan di OKI berinisial DLA (Dok: Polres OKI)
  • Polisi menangkap DLA setelah suaminya, A (32), meninggal akibat penyerangan di depan Masjid At Taqwa, kawasan perkantoran Inspektorat OKI, Kayu Agung.

  • Peristiwa bermula dari perselisihan pasangan tersebut, saat DLA diduga meminta uang untuk biaya pengobatan anak ke rumah sakit namun permintaannya tidak dikabulkan.

  • Penyidik menyita pisau sekitar 30 sentimeter dan pakaian korban, serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap rangkaian kejadian dan motif pembunuhan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ogan Komering Ilir, IDN Times - Seorang perempuan berinisial DLA di Kayu Agung, Ogan Komering Ilir (OKI), ditangkap polisi usai menghabisi nyawa suaminya sendiri berinisial A (32). Kasus pembunuhan tersebut terjadi di kawasan perkantoran Inspektorat OKI, tepatnya di depan Masjid At Taqwa.

"Kami telah menangkap terduga pelaku dan sejumlah barang bukti untuk diselidiki," ungkap Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto, Senin (21/9/2026).

1. Polisi dalami motif pembunuhan

Lokasi pembunuhan ASN di OKI (Dok: Pemkab OKI)

Eko menjelaskan, kasus pembunuhan tersebut terjadi setelah korban dan pelaku terlibat perselisihan. Pelaku awalnya hendak meminta uang untuk biaya pengobatan anak mereka di rumah sakit. Namun, permintaan itu diduga tak dikabulkan oleh korban.

"Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk mengungkap secara terang rangkaian peristiwa dan motif di balik kejadian tersebut," jelasnya.

2. Pelaku meninggal di lokasi kejadian

Lokasi pembunuhan ASN di OKI (Dok: Pemkab OKI)

Pertemuan pasutri tersebut kemudian berubah menjadi perselisihan. Dalam situasi itu, terduga pelaku mengambil pisau yang dibawanya dari dalam tas dan menyerang korban.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka. Korban kemudian terjatuh hingga akhirnya meninggal dunia.

"Penanganan perkara ini terus kami lakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku," jelasnya.

3. Korban diduga ditusuk dengan pisau 30 sentimeter

ilustrasi pembunuhan (IDN Times/Nathan Manaloe)

Dari penanganan awal perkara, polisi menyita sebilah pisau yang diperkirakan memiliki panjang sekitar 30 sentimeter. Selain itu, pakaian korban turut diamankan untuk kepentingan penyidikan.

Eko mengatakan penyidik masih mendalami perkara tersebut, termasuk memeriksa sejumlah saksi untuk mendapatkan gambaran lengkap mengenai kejadian.

"Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi ketika menghadapi persoalan dan menyerahkan setiap permasalahan kepada pihak yang berwenang," jelasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article