Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Berkedok Badut, Dua Pria di Palembang Spesialis Bobol Minimarket

Kota Palembang
2 min read
Berkedok Badut, Dua Pria di Palembang Spesialis Bobol Minimarket
Dua pelaku pembobolan minimarket di Palembang ditangkap polisi (Dok: Polrestabes Palembang)
  • Polisi Palembang menangkap RW dan EF, keduanya pekerja badut jalanan, terkait dugaan pembobolan minimarket setelah menelusuri rekaman CCTV kasus di Jalan Jenderal Sudirman.

  • Penangkapan dilakukan saat RW baru melepas kostum badut dan EF masih bekerja di Simpang Charitas; polisi menyita sejumlah alat bukti dari keduanya.

  • Pembobolan Alfamart diduga dilakukan melalui bagian atas toko, menimbulkan kerugian Rp21,8 juta; penyidik turut mendalami dugaan keterlibatan keduanya di 11 lokasi lain.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Palembang, IDN Times - Aktivitas dua pria sehari-hari menjadi badut di persimpangan jalan Kota Palembang berakhir di tangan polisi. Di balik pekerjaan tersebut, keduanya diduga terlibat dalam serangkaian pencurian minimarket.

Kedua pelaku bernama RW (29) daan EF (29) tak berkutik saat ditangkap polisi. Keduanya dibekuk saat polisi menyelidiki pembobolan minimarket di kawasan Jenderal Sudirman Palembang 21 Agustus 2026 lalu.

"Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan rekaman CCTV, petugas mendapatkan informasi mengenai keberadaan salah satu pelaku," ungkap Kasatreskrim Polrestabes Palembang, AKBP Musa Jedi Permana, Selasa (22/9/2026).

  1. 1. Kedua tersangka ditangkap saat kerja

    ilustrasi pencurian rumah
    ilustrasi pencurian rumah (freepik.com/tonodiaz)

    Musa menjelaskan, penangkapan dilakukan polisi saat kedua pelaku sedang bekerja sebagai badut di jalanan. Mulanya tersangka RW ditangkap lebih dulu, Jumat (18/9/2027) sekitar pukul 15.15 WIB.

    Tersangka sempat kaget saat polisi meringkusnya. "Petugas langsung menangkap tersangka RW yang baru saja melepas pakaian badutnya," bebernya.

    Dari pemeriksaan terhadap RW, polisi kemudian mendapatkan informasi aksi pencurian dilakukan bersama rekannya, EF. Sekitar 15 menit setelah RW diamankan, polisi menangkap EF yang masih berada di kawasan Simpang Charitas.

    Saat itu, tersangka EF juga tengah menjalankan aktivitasnya sebagai badut. "Sejumlah alat bukti telah disita dari kedua pelaku," jelasnya.

  2. 2. Bobol minimarket lewat bagian atas toko

    Ilustrasi pencurian (IDN Times/Aditya Pratama)
    Ilustrasi pencurian (IDN Times/Aditya Pratama)

    Kasus yang menjadi pintu masuk pengungkapan bermula ketika karyawan Alfamart di Jalan Jenderal Sudirman hendak membuka toko. Saat masuk, karyawan mendapati kondisi sejumlah ruangan toko berantakan.

    Beberapa barang dagangan seperti rokok, alat kontrasepsi, kosmetik, dan pakaian dalam diketahui telah hilang. Polisi juga menemukan tiga jendela kaca nako di lantai 2 dalam kondisi telah dilepas.

    Terali jendela mengalami kerusakan. Sementara di lantai 3, terdapat lubang angin pada dinding yang diduga dijebol dengan ukuran lubang 0,5 meter. "Kerugian yang dilaporkan dalam perkara ini sekitar Rp21,8 juta," jelasnya.

  3. 3. Polisi telusuri 11 lokasi

    Ilustrasi pencurian (Foto: IDN Times)
    Ilustrasi pencurian (Foto: IDN Times)

    Penyidik kemudian mendalami pengakuan kedua tersangka. Hasil sementara menunjukkan keduanya diduga menyasar sejumlah minimarket Alfamart dan Indomaret di berbagai lokasi di Palembang.

    Sekitar 11 lokasi yang disebut dalam pemeriksaan awal, yakni Alfamart SPBU Merdeka, Indomaret depan Kantor Wali Kota, Alfamart Simpang Charitas Jalan Jenderal Sudirman, Alfamart Jalan Radial, Alfamart Jalan Letkol Iskandar sebelah PIM, Lalu Alfamart Jalan Angkatan 45, Alfamart Sumpah Pemuda, Indomaret Angkatan 45, Indomaret Dwikora, Alfamart Dwikora, serta Alfamart Trikora.

    "Untuk TKP lainnya masih dilakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut termasuk lokasi yang disinyalir jadi tempat keduanya beraksi," katanya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More