Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bangga! 5 Puteri Asal Sumsel Siap ke Nasional, Ada Wakil Lubuklinggau
5 Puteri Asal Sumsel Siap ke Nasional, Ada Wakil Lubuklinggau (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
  • Lima puteri Sumatra Selatan akan mewakili daerah pada ajang nasional Puteri Anak dan Remaja Indonesia serta Puteri Batik Cilik dan Remaja Indonesia 2026.
  • Para finalis akan mempromosikan batik khas Sumsel, menampilkan talenta, serta menjalankan advokasi dan edukasi sejarah wilayah bagi teman sebaya di sekolah maupun lingkungan.
  • Charisa Hani, wakil Lubuklinggau dan Puteri Batik Remaja Sumsel, membawa Batik Tunjung Langit sebagai identitas budaya lokal yang sarat makna ketuhanan, ketangguhan, dan wisata.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Lima puteri asal Sumatra Selatan akan mewakili daerah pada ajang nasional Puteri Anak dan Remaja Indonesia 2026 serta Puteri Batik Cilik dan Remaja Indonesia 2026.
  • Who?
    Fahrani Mutia Khanza, Callysta Queenycia, Charisa Hani, Clarissa Mecania Adivasa, dan Afiqah Khalia Zahirah menjadi finalis wakil Sumatra Selatan.
  • Where?
    Para finalis berasal dari Sumatra Selatan, termasuk Charisa Hani sebagai satu-satunya wakil dari Lubuklinggau. Lokasi pelaksanaan ajang nasional per saat ini masih belum diketahui.
  • When?
    Persiapan menuju ajang nasional 2026 disampaikan Regional Director Putri Anak dan Remaja Sumsel Bimbo Titaley pada Minggu, 20 September 2026.
  • Why?
    Para wakil membawa promosi batik khas Sumatra Selatan, menampilkan kemampuan dan program advokasi-edukasi, serta mengenalkan sejarah dan budaya daerah kepada generasi muda.
  • How?
    Finalis akan bersaing dengan menampilkan talenta, keterampilan, program masing-masing, serta mempromosikan batik daerah. Charisa Hani akan membawa Batik Tunjung Langit dari Lubuklinggau.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Lima puteri dari Sumatra Selatan akan ikut lomba nasional tahun 2026. Mereka akan menunjukkan bakat dan mengenalkan batik daerah. Charisa Hani dari Lubuklinggau membawa Batik Tunjung Langit. Batik itu jadi tanda budaya Lubuklinggau. Sekarang mereka sedang siap-siap membawa nama baik Sumatra Selatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Lima finalis Sumatra Selatan membawa ruang positif bagi generasi muda untuk memadukan talenta, advokasi, dan kecintaan pada budaya daerah di panggung nasional. Kehadiran Charisa Hani dengan Batik Tunjung Langit turut memperlihatkan bagaimana identitas Lubuklinggau, filosofi lokal, serta potensi wisatanya dapat dikenalkan melalui kreativitas anak muda.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Prestasi membanggakan berhasil dicapai oleh lima puteri asal Sumatra Selatan. Kelima anak muda itu bakal mewakili daerah di ajang nasional kategori Puteri Anak dan Remaja Indonesia 2026 serta Puteri Batik Cilik dan Remaja Indonesia 2026.

"Dari seluruh finalis, kalau untuk batik, seperti biasa mereka akan mempromosikan batik, salah satu batik Sumatra Selatan. Di mana batik-batik ini akan diceritakan bagaimana, sejarahnya, warnanya, supaya ini juga jadi upaya mempromosikan batik, kain batik asli dari daerah kita," ujar Regional Director Putri Anak & Remaja Sumsel, Bimbo Titaley, Minggu (20/9/2026).

1. Finalis bakal menonjolkan skill dan talenta

Regional Director Putri Anak & Remaja Sumsel, Bimbo Titaley (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Selain mengenalkan batik khas daerah, perwakilan Sumsel juga bakal menonjolkan sosok seorang putri remaja dan putri anak. Nantinya mereka bakal menampilkan kemampuan dan program masing-masing. Salah satunya, peran advokasi dan edukasi pengenalan sejarah wilayah terkait.

"Lalu, untuk putri anak dan remaja, mereka akan menonjolkan skill dan talenta yang dipunya. Di mana mereka akan menjadi panduan buat teman-teman usia mereka di sekolah maupun di lingkungan sekitar," jelas dia.

2. Bawa Batik Tunjung Langit ke kancah nasional

Charisa Hani - Puteri Batik Remaja Indonesia Sumatera Selatan (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Diketahui, dari seluruh finalis ada yang mewakili Lubuklinggau. Charisa Hani merupakan satu-satunya perwakilan Lubuklinggau yang bakal mengharumkan nama daerah di ajang nasional.

Hani sebelumnya telah menyabet prestasi Puteri Batik Remaja Indonesia Sumatera Selatan. Dia yakin, lewat pesona budaya dalam balutan batik, ke depan bisa membawa misi mulia melestarikan wastra Nusantara dengan jiwa muda yang kreatif.

"Batik yang akan dibawa ke nasional yaitu Batik Tunjung Langit. Batik ini merupakan ikon dan identitas budaya baru di Lubuklinggau. Karena batik ini merupakan tumbuhan yang ada di Kota Lubuklinggau, yang berbentuk menjulang ke atas," jelasnya.

3. Batik Tunjung Langit memiliki filosofi Ketuhanan YME

Charisa Hani - Puteri Batik Remaja Indonesia Sumatera Selatan (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Hani mengatakan, secara filosofis, batik tersebut bermakna ketuhanan agar kita lebih dekat pada Tuhan Yang Maha Esa. Melalui pengenalan batik Tunjung Langit, diharapkan simbol kedaerahan lebih dekat dengan anak muda.

"Termasuk menjunjung kehidupan masyarakat dan ketangguhan. Lalu batik ini juga menggambarkan objek wisata lokal yang ada di Lubuklinggau karena ada ikon kopo yang memang sumber dayanya," kata Hani.

4. Daftar nama finalis mewakili Sumsel

5 Puteri Asal Sumsel Siap ke Nasional, Ada Wakil Lubuklinggau (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Berikut daftar nama finalis wakil Sumsel yang bakal bersaing di ajang nasional:

  • Fahrani Mutia Khanza - Puteri Remaja Indonesia Sumatera Selatan

  • Callysta Queenycia - Puteri Anak Indonesia Sumatera Selatan

  • Charisa Hani - Puteri Batik Remaja Indonesia Sumatera Selatan

  • Clarissa Mecania Adivasa - Puteri Batik Cilik Sumatera Selatan 1

  • Afiqah Khalia Zahirah - Puteri Batik Cilik Sumatera Selatan 2

Curated For You

Editorial Team

Related Article