TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

4 Minuman Sehat Bantu Netralisir Makanan Santan Usai Lebaran

Bikin di rumah yuk!

ilustrasi teh hijau (pixabay.com/Apple Deng)

Saat hari raya seperti Idul Fitri tiba, menjadi momen paling tepat menikmati makanan bersantan. Sebab selain terhidang sebagai sajian khas lebaran, mengonsumsi menu tersebut menghadirkan eforia ketika disantap bersama.

Namun tahukah kalian, jika makanan bersantan memiliki kolestrol tidak sehat dan bila dikonsumsi berlebih akan meningkatkan risiko kesehatan serius, seperti stroke atau serangan jantung.

Berikut IDN Times bagikan tips menetralisir makanan santan usai lebaran dengan mengonsumi beberapa minuman sehat. Kalian juga bisa bikin di rumah kok. Cobain yuk!

1. Konsumsi minuman gandum

oatmeal (unsplash.com/Alexandru Acea)

Mengonsunsi minuman gandum atau oat yang mengandung beta-glukan, dapat membuat zat seperti gel di usus akan berinteraksi dengan garam di empedu. Sehingga mampu mengurangi penyerapan kolesterol dalam tubuh.

Berdasarkan hasil pengamatan ilmuwan pada 2018, ditemukan minuman oat, seperti susu oat, dapat menawarkan penurunan kolesterol yang lebih konsisten daripada produk oat semi padat atau padat.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal, cobalah mengonsumsi sekitar 3 g beta-glukan per hari. Satu cangkir susu oat dapat menyediakan hingga 1,3 g beta-glukan dan pastikan jika minuman itu mengandung informasi serat.

2. Konsumsi teh hijau

Dok. Pribadi

Saat mengonsumsi teh hijau dengan kandungan katekin dan senyawa antioksidan lainnya, ternyata dapat membantu menurunkan LDL atau kolestrol "jahat" dan kadar kolesterol total.

Hasil studi pada 2015, para ilmuwan memberi tikus air minum diinfuskan dengan katekin dan epigallocatechin gallate, antioksidan bermanfaat lainnya dalam teh hijau.

Setelah 56 hari, para ilmuwan melihat kadar kolesterol dan LDL "buruk" telah berkurang sekitar 14,4 persen dan 30,4 persen pada dua kelompok tikus yang menjalani diet tinggi kolesterol.

3. Konsumsi jus tomat

ilustrasi jus tomat (pixabay.com/Dvinchanin)

Berdasarkan hasil penelitian olahan tomat yang dibuat jus mengandung senyawa likopen dan dapat meningkatkan kadar lipid dan menurunkan kolesterol LDL "jahat".

Selain itu, mengolah tomat menjadi jus meningkatkan kandungan likopen dan membantu menetralisir tubuh dari makanan bersantan. Apalagi jus tomat yang kaya serat mampu menurunkan kolesterol dan niasin.

Dari studi ilmuwan yang dilakukan tahun 2015, diketahui 25 wanita yang minum 280 ml jus tomat setiap hari selama 2 bulan mengalami penurunan kadar kolesterol darah dengan partisipan berusia 20-30 tahun.

Baca Juga: Berlebihan Makan Santan di Hari Raya Bisa Picu Hipertensi

Berita Terkini Lainnya