Comscore Tracker

Mengenal 7 Kesenian Banyuasin, dari Senjang hingga Sastra Tutur

Pelajari lebih lanjut, yuk!

Setiap daerah memiliki kesenian khas masing-masing. Agar tak hilang dan dilupakan, sejumlah kesenian khas sering ditampilkan di banyak acara. Kabupaten Banyuasin di Sumatra Selatan (Sumsel) misalnya, memiliki tujuh kesenian daerah yang masih eksis hingga saat ini.

Tidak jarang beberapa wisatawan sengaja mengunjungi daerah berjuluk Sedulang Setudung ini karena ingin mempelajari kesenian mulai dari Senjang hingga sastra tutur. Yuk, ketahui lebih lanjut!

1. Kesenian senjang

Mengenal 7 Kesenian Banyuasin, dari Senjang hingga Sastra Tuturilustrasi pertunjukan kesenian (IDN Times/Dokumen)

Sebagian masyarakat di Sumsel tak awam dengan kesenian Senjang. Beberapa kegiatan acara, kesenian khas Banyuasin ini sering ditampilkan. Sastra lisan berbentuk pantun ini masih tenar dan cukup populer saat ada event di sekolah.

Kesenian senjang kental dengan seni berpasangan, karena biasanya ditampilkan saling sahut antar seniman. Sembari sahut menyahut pantun, Senjang juga diiringi instrumen musik. Wajar jika kesenian ini cocok dihadirkan untuk mengibur masyarakat.

Baca Juga: Profil Slamet Somosentono Wabup Banyuasin, 4 Kali Pindah Partai

2. Kesenian Serambe Banyuasin

Mengenal 7 Kesenian Banyuasin, dari Senjang hingga Sastra TuturIlustrasi pertunjukan kesenian (IDN Times/Irma Yudistirani)

Jika Kesenian Senjang cukup populer, kesenian Serambe Banyuasin justru perlu pelestarian. Senian lisan yang memerlukan penutur untuk menceritakan kisah dalam bentuk syair sudah jarang ditampilkan kepada publik.

Serambe Banyuasin merupakan kesenian dengan sang penutur bercerita dan duduk di atas panggung di hadapan penonton. Tak  ada lagi pesta rakyat dan minat warga, menjadi alasan Serambe Banyuasin mulai punah. Padahal jika ditelusuri, Serambe Banyuasin menjadi salah satu seni yang cukup unik.

3. Tari Kipas Serumpun

Mengenal 7 Kesenian Banyuasin, dari Senjang hingga Sastra TuturIlustrasi pertunjukan kesenian (IDN Times/Dokumen)

Banyuasin juga memiliki beberapa seni tari yang tak kalah eksis. Tari Kipas Serumpun menjadi salah satu tari tradisional Banyuasin yang sering tampil di acara pernikahan. Tari Kipas Serumpun memiliki nilai sejarah.

Tari Kipas Serumpun menceritakan kisah tentang hubungan persahabatan yang terjalin antara sesama anggota masyarakat. Sebab di sana terdapat masyarakat berbeda suku dan agama. Selain simbol keanekaragaman di Banyuasin, tarian adat ini menggambarkan persatuan.

4. Tari Setabik

Mengenal 7 Kesenian Banyuasin, dari Senjang hingga Sastra Tuturilustrasi pertunjukan kesenian (IDN Times/Dokumen)

Tari Setabik merupakan kesenian asal Banyuasin yang tak kalah memikat hati wisatawan. Warga setempat biasa menyebut tarian ini dengan kata Setabek, mengikut logat Bahasa di Banyuasin. Tarian ini sering ditampilkan ketika acara resmi, seperti saat ada tamu kehormatan.

Tari Setabik menjadi tarian tradisional dalam penyambutan selamat datang bagi para pelancong maupun petinggi daerah. Terdapat satu gerakan khas dari tari setabik yang tidak ditemukan pada tari lainnya, yaitu gerakan tabik atau gerakan tangan kanan membentang di samping pelipis kanan seperti sedang memberikan penghormatan.

5. Film Tradisi

Mengenal 7 Kesenian Banyuasin, dari Senjang hingga Sastra Tuturilustrasi pertunjukan kesenian (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Satu lagi kesenian Banyuasin yang berpotensi menarik wisatawan untuk berkunjung. Banyuasin mempunyai seni yang menampilkan film tradisi. Film tradisi biasanya sering ditonton masyarakat setempat maupun warga luar Banyuasin di sanggar.

Film tradisi merupakan bagian dari dunia teater, namun historinya bercerita soal budaya asli Banyuasin. Film tradisi sering diperankan oleh anak muda di sana atau di beberapa sekolah film tradisi menjadi salah satu ekstrakulikuler.

6. Batang Hari Sembilan

Mengenal 7 Kesenian Banyuasin, dari Senjang hingga Sastra TuturIlustrasi pertunjukan kesenian (IDN Times/ istimewa)

Banyuasin juga memiliki kesenian irama musik yang lebih dikenal dengan sebutan Batang Hari Sembilan. Kesenian ini ditampilkan dengan petikan gitar tunggal. Umumnya, musik yang dimainkan cenderung bernuansa romantik atau bisa juga melankolik.

Namun tak jarang seni Batang Hari Sembilan diiringi musik naturalik atau mengalir mengikuti tren daerah, sehingga terdengar sederhana bagi orang yang mendengarnya.

7. Sastra Tutur

Mengenal 7 Kesenian Banyuasin, dari Senjang hingga Sastra Tuturilustrasi pertunjukan kesenian (IDN Times/Rijalu Ahimsa)

Terakhir ada kesenian Sastra Tutur. Kesenian ini merupakan seni lisan. Salah satu Sastra Tutur di Banyuasin yang populer adalah Serambe.

Selain Serambe, Sastra Tutur lain di Banyuasin adalah Njang Panjang dan Bujang Jelihim. Namun saat ini Sastra Tutur tersebut mulai menghilang karena sudah tidak ada lagi anak muda yang melestarikan.

Baca Juga: Investasi Sulit Masuk, Pemprov Sumsel Kebut Selesaikan Tapal Batas

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya