Palembang, IDN Times - Aliansi mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang kembali menyerukan aksi unjuk rasa bertajuk 'Sumsel Darurat Asap, Sumsel Menjemput Revolusi'. Melalui aksi jilid II ini, mahasiswa menagih komitmen pemerintah Sumatra Selatan (Sumsel) dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dinilai belum tuntas.
Mahasiswa menilai Sumsel belum terbebas dari kabut asap setelah hampir empat bulan masyarakat terpapar asap. Titik api karhutla yang masih bermunculan membuat kualitas udara di sejumlah wilayah memburuk dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Koordinator Aksi Aliansi Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang, M. Naufal Fawaz, mengatakan aksi tersebut menjadi bentuk desakan kepada pemerintah agar lebih serius menangani karhutla beserta dampaknya terhadap masyarakat.
"Hari ini kami turun aksi jilid II di kantor Gubernur Sumsel," ungkap Naufal kepada IDN Times, Rabu (21/10/2026).
