Kasus ISPA Palembang Capai 8.204 Oktober 2026, Tertinggi di Sumsel

- Palembang mencatat 8.204 kasus ISPA pada Oktober 2026, tertinggi di Sumatra Selatan, dengan penderita terutama anak di bawah dua tahun hingga usia sekolah serta sebagian lansia.
- Secara bulanan, kasus ISPA di Sumatra Selatan mencapai 26.978 pada Oktober; data mingguan menunjukkan puncak 11.995 kasus pada pekan kedua.
- Setelah Palembang, kasus tertinggi tercatat di Musi Banyuasin 3.308 dan Muara Enim 2.310; September menjadi bulan tertinggi sepanjang 2026 dengan 52.483 kasus.
Palembang, IDN Times - Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Palembang sepanjang Oktober 2026 telah menyentuh 8 ribuan orang. Penderita itu rata-rata terjadi pada anak usia di bawah dua tahun hingga usia sekolah dan sebagian lainnya terdampak pada warga lanjut usia.
"Untuk angka rinci (per usia) masih dalam pendataan, terbanyak kasus di Palembang mencapai 8.204 kasus," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sumsel Ira Primadesa, dikutip Senin (19/10/2026).
1. Kasus ISPA di Sumsel semakin tinggi memasuki pekan ketiga Oktober

Kabut Asap dan ISPA Meningkat di Indonesia (gambar dibuat oleh ai) Sementara berdasarkan data menyeluruh di Sumatra Selatan, angka ISPA secara mingguan memasuki pekan ketiga Oktober 2026 mencapai 11.021 kasus.
"Namun, jumlah kasus pekan pertama Oktober masih menjadi yang tertinggi," kata dia.
2. Kasus ISPA Sumsel secara menyeluruh tembus 26 ribu

Ilustrasi ISPA (magnific.com/rawpixel.com) Lebih lanjut, Ira menyampaikan bahwa berdasarkan data mingguan, kasus ISPA masih berkisar belasan ribu. Sementara untuk data bulanan per bulan Oktober, jumlah kasus di Sumsel mencapai 26.978.
"Sedangkan di kasus mingguan, puncak tertinggi mencapai 11.995 kasus di pekan kedua bulan ini," jelasnya.
3. Musi Banyuasin dan Muara Enim jadi daerah penderita ISPA terbanyak kedua dan ketiga

gambar orang yang menderita ISPA (magnific.com/benzoix) Setelah Palembang, kata dia, daerah dengan kasus ISPA tertinggi di Sumsel per Oktober 2026 juga terjadi di Musi Banyuasin dengan 3.308 kasus, Muara Enim dengan 2.310 kasus, Lahat dengan 1.586 kasus, Banyuasin dengan 1.423 kasus, dan Lubuk Linggau dengan 1.417 kasus.
"Jumlah kasus ISPA pada September masih menjadi yang tertinggi sepanjang 2026, sebanyak 52.483 kasus. Ini (kasus ISPA) mengalami peningkatan 11,62 persen dibandingkan dengan Agustus di angka 47.020 kasus," jelasnya.





















