Palembang, IDN Times - Kualitas udara di Kota Palembang kembali memburuk di tengah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Sumatra Selatan (Sumsel). Konsentrasi polutan PM2.5 bahkan sempat mencapai 900-1.025 mikrogram per meter kubik (µg/m³) berdasarkan data IQAir.
Kondisi tersebut membuat kabut asap menyelimuti Palembang dalam beberapa hari terakhir. Keluhan masyarakat pun bermunculan, mulai dari udara yang terasa menyesakkan hingga mata perih saat beraktivitas di luar rumah.
Berikut sejumlah catatan yang dirangkum IDN Times di tengah memburuknya kualitas udara Palembang:
