Hujan Deras, Beberapa Wilayah di Padang Direndam Banjir

Hujan deras sejak siang pada Sabtu, 11 Oktober 2026, memicu luapan sejumlah sungai dan banjir di beberapa permukiman Kota Padang.
Di Lubuk Minturun, luapan sungai merendam puluhan rumah, sementara Tabiang Banda Gadang mengalami ketinggian air hingga setinggi dada orang dewasa.
BPBD Sumbar dan Basarnas dikerahkan untuk memantau serta mengevakuasi warga, termasuk di kawasan Guo akibat luapan Batang Kuranji; masyarakat diminta waspada dan evakuasi mandiri.
Padang, IDN Times - Hujan deras kembali melanda Kota Padang pada Sabtu (10/10/2026) mengakibatkan sungai di beberapa lokasi meluap dan berdampak ke pemukiman warga.
"Memang hujan cukup deras dari siang tadi dan sampai saat ini intensitasnya belum menurun," kata Juru Bicara Kebencanaan Sumbar, Ilham Wahab. Menurutnya beberapa titik di Kota Padang sudah terendam banjir akibat meluapnya air sungai.
1. Banjir terjadi di Lubuk Minturun

Warga melewati banjir di daerah Tabing Banda Gadang (Foto: Istimewa) Perumahan mewah Lumin Park yang terdampak banjir bandang pada November 2025 lalu, kembali direndam banjir setelah sungai Lubuk Minturun meluap. "Daerah Lubuk Minturun sudah terendam banjir. Ada puluhan rumah warga yang terdampak di sana," katanya.
Menurutnya, saat ini tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar sudah turun ke lapangan untuk memastikan keadaan.
2. Banjir di Tabing Banda Gadang setinggi dada orang dewasa

Warga melewati banjir di daerah Tabing Banda Gadang (Foto: Istimewa) Selain daerah Lubuk Minturun, lokasi lainnya yang juga terdampak banjir adalah daerah Tabing Banda Gadang yang berada di Kecamatan Nanggalo.
"Tabiang Banda Gadang juga sama. Saat ini ketinggian air di sana setinggi dada orang dewasa," katanya.
Menurutnya, tim dari BPBD dan Basarnas sudah turun ke lokasi untuk membantu warga melakukan evakuasi menggunakan perahu karet.
3. Air sungai Batang Kuranji meluap

Aliran sungai Batang Kuranji semakin meningkat (Foto: BPBD Padang) Selain dua wilayah tersebut, Ilham mengatakan pihaknya mendapatkan informasi soal meluapnya air sungai Batang Kuranji yang merendam perumahan warga.
"Untuk aliran Sungai Batang Kuranji itu yang kami terima informasinya daerah Guo sudah terendam banjir juga," lanjutnya.
Ia mengatakan, pihaknya telah memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada dan melakukan evakuasi mandiri terlebih dahulu jika banjir telah merendam pemukiman.















![[OPINI] Menjalani Tugas dengan 'Enjoy', Bukan Nirempati tapi Menjaga Waras dalam Kerja Penuh Tekanan](https://image.idntimes.com/post/20260823/whatsapp-image-2026-08-23-at-07_ba9d8e4f-23bc-47bf-97d1-1d68726a7e32.jpeg)



