Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Daftar 6 Puskesmas di Palembang Siaga 24 Jam saat Karhutla
Kadinkes Palembang Fenty Aprina (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
  • Pemkot Palembang membuka posko kesehatan 24 jam di 18 kecamatan untuk menangani warga terdampak asap karhutla, terutama yang mengalami ISPA dan gangguan pernapasan.

  • Enam puskesmas siaga 24 jam ialah Pembina, Alang-Alang Lebar, Sukarame, Sei Selincah, Basuki Rahmat, dan Sematang Borang, dengan tenaga medis bekerja dalam tiga shift.

  • Layanan ini disiagakan di wilayah dengan banyak titik panas karhutla sebagai antisipasi risiko kesehatan, khususnya bagi anak-anak, lansia, dan warga dengan gangguan pernapasan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Enam puskesmas di Palembang disiagakan 24 jam sebagai posko kesehatan bagi warga yang mengalami ISPA atau gangguan kesehatan akibat kabut asap karhutla.
  • Who?
    Pemerintah Kota Palembang, Dinas Kesehatan yang dipimpin Fenty Aprina, Wali Kota Ratu Dewa, tenaga medis puskesmas, serta warga terdampak asap karhutla terlibat dalam layanan ini.
  • Where?
    Layanan tersedia di Puskesmas Pembina, Alang-Alang Lebar, Sukarami, Sei Selincah, Basuki Rahmat, dan Sematang Borang, Kota Palembang.
  • When?
    Pengaktifan layanan disampaikan pada Senin, 19 Oktober 2026, selama musim kemarau 2026. Posko kesehatan beroperasi 24 jam setiap hari.
  • Why?
    Posko dibuka untuk mengantisipasi peningkatan risiko gangguan kesehatan akibat asap karhutla, terutama ISPA, serta melayani anak-anak, lansia, dan warga dengan gangguan pernapasan.
  • How?
    Warga dapat menghubungi petugas atau mendatangi posko kesehatan. Tenaga medis dari puskesmas setempat bekerja bergiliran dalam tiga shift untuk menjaga layanan sepanjang waktu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di Palembang, asap dari kebakaran hutan bisa bikin orang susah bernapas. Pak Ratu Dewa membuka enam puskesmas selama 24 jam. Ada Puskesmas Pembina, Alang-Alang Lebar, Sukarame, Sei Selincah, Basuki Rahmat, dan Sematang Borang. Dokter dan petugas bergantian membantu warga, terutama anak-anak dan orang tua yang sakit karena asap.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kesiagaan enam puskesmas selama 24 jam menunjukkan upaya Palembang memperluas akses layanan kesehatan ketika asap karhutla meningkatkan risiko gangguan pernapasan. Dengan tenaga medis yang bekerja bergiliran dan posko di wilayah rawan hotspot, warga—termasuk kelompok rentan—memiliki tempat untuk memperoleh bantuan kesehatan sepanjang waktu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Pemerintah Kota Palembang berupaya mengatasi masalah kesehatan masyarakat saat terjadinya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menyiagakan layanan kesehatan di sejumlah puskesmas.

"Ada beberapa puskesmas yang diperintahkan Pak Wali (Ratu Dewa) untuk dibuka 24 jam, sekaligus sebagai posko kesehatan bagi warga yang terdampak karhutla," ujar Kepala Dinas Kesehatan Fenty Aprina, Senin (19/10/2026).

1. Layanan siaga 24 jam khususnya untuk gangguan pernapasan

Situasi Puskesmas Ariodillah Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Dia menyampaikan, posko disiagakan 24 jam untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan dan membantu masyarakat yang mengalami gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) atau gangguan kesehatan lain akibat asap.

"Kami mengajak warga di kota ini memanfaatkan posko kesehatan yang dibuka di 18 kecamatan jika mengalami gangguan kesehatan dampak asap karhutla pada musim kemarau 2026 ini," jelasnya.

2. Total 6 puskesmas siaga 24 jam

Pelayanan masyarakat di puskesma. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Lebih lanjut, dia menyampaikan, warga yang mengalami ISPA dan gangguan kesehatan dipersilakan untuk menghubungi petugas atau langsung mendatangi Posko Kesehatan Karhutla. Posko tersebut beroperasi selama 24 jam dengan dukungan tenaga medis dari sejumlah puskesmas di wilayah kecamatan setempat.

"Ada sekitar enam puskesmas untuk memberikan pelayanan 24 jam kepada warga yang mengalami gejala ISPA," kata dia.

Pelayanan medis di layanan kesehatan tersebut dilakukan secara bergiliran dalam tiga sistem pembagian kerja (shift) untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan sepanjang waktu.

Berikut daftar Puskesmas yang siaga 24 jam:

  • Puskesmas Pembina, Jl. Jenderal Ahmad Yani No.62A, Silaberanti, Plaju

  • Puskesmas Alang-Alang Lebar, Jl. Bypass Alang-Alang Lebar, Talang Kelapa

  • Puskesmas Sukarami, Jalan Kebun Bunga

  • Puskesmas Sei Selincah, Jl. May Zen No.3, Sei Selincah, Kecamatan Kalidoni

  • Puskesmas Basuki Rahmat, Jl. Sersan Sani No.1305, Talang Aman, Kecamatan Kemuning

  • Puskesmas Sematang Borang, Jl. Lematang Raya No.16, Sialang, Kecamatan Sako

3. Lokasi siaga layanan kesehatan berada di titik rawan hotspot karhutla

Wali Kota Palembang Ratu Dewa (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Sebelumnya, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyampaikan bahwa langkah layanan siaga 24 jam dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap meningkatnya risiko gangguan kesehatan akibat asap karhutla, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.

"Ada beberapa titik hotspot yang memang cukup banyak, dan ini perlu ditangani secara serius. Sehingga lokasi-lokasi itu disiagakan posko puskemas 24 jam," kata Ratu Dewa.

Curated For You

Editorial Team

Related Article