Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BEI Sumsel Bidik Pertumbuhan Investor Lewat Instrumen ETF Emas
Kepala Kantor Perwakilan PT Bursa Efek Indonesia Sumatra Selatan, Hari Mulyono, mengenalkan produk ETF Emas (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
  • BEI Sumsel optimistis ETF Emas, yang diluncurkan 10 Agustus 2026, dapat mendorong pertumbuhan investor melalui instrumen berbasis emas di pasar modal.

  • ETF Emas berupa reksa dana yang diperdagangkan seperti saham, dinilai fleksibel, transparan, terjangkau bagi pemula, dan mengikuti harga emas secara real-time.

  • Jumlah investor pasar modal di Sumsel mencapai sekitar 1 juta dari 9 juta warga; BEI berharap ETF Emas memperluas partisipasi pemilik emas fisik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    BEI Sumatra Selatan membidik pertumbuhan investor pasar modal melalui instrumen Exchange-Traded Fund (ETF) Emas, yang unit penyertaannya diperdagangkan di bursa seperti saham.
  • Who?
    Kepala Kantor Perwakilan PT Bursa Efek Indonesia Sumatra Selatan Hari Mulyono menyampaikan optimisme tersebut kepada masyarakat dan calon investor, termasuk investor pemula.
  • Where?
    Pengembangan investor melalui ETF Emas menjadi fokus BEI Sumatra Selatan, dengan kegiatan pasar modal berlangsung melalui Bursa Efek Indonesia.
  • When?
    ETF Emas diluncurkan pada 10 Agustus 2026. Hari Mulyono menyampaikan keterangan mengenai instrumen tersebut pada Kamis, 8 Oktober 2026.
  • Why?
    BEI Sumsel menilai ETF Emas dapat menarik investor karena terjangkau, fleksibel, transparan, dan memungkinkan kepemilikan aset berbasis emas yang mengikuti harga pasar secara real-time.
  • How?
    Masyarakat dapat membeli unit penyertaan ETF Emas di bursa seperti saham. BEI berharap pemilik emas fisik dapat memanfaatkan instrumen ini untuk menumbuhkan aset melalui pasar modal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
BEI Sumsel mengenalkan ETF Emas pada 10 Agustus 2026. Ini seperti punya emas lewat bursa, tapi bisa mulai dengan uang yang tidak terlalu banyak. Pak Hari Mulyono bilang ini cocok untuk orang baru. Sekarang, sekitar 1 juta dari 9 juta warga Sumsel sudah jadi investor. BEI berharap ETF Emas membuat jumlahnya bertambah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Peluncuran ETF Emas memberi masyarakat Sumsel pilihan investasi yang relatif terjangkau, fleksibel, dan transparan, termasuk bagi investor pemula. Dengan minat pasar modal yang telah menjangkau sekitar satu juta warga, instrumen ini dapat menjadi jembatan bagi pemilik emas fisik untuk mengenal pengelolaan aset berbasis harga pasar secara real-time.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumatra Selatan optimistis pertumbuhan investor terdongkrak lewat instrumen investasi Exchange-Traded Fund (ETF) emas. Diketahui, ETF emas baru diluncurkan pada 10 Agustus 2026 lalu.

"Karena pada prinsipnya, investasi adalah memberikan perlindungan keuangan kita di masa depan. Karena yang namanya ketidakpastian adalah suatu hal yang pasti," ujar Kepala Kantor Perwakilan PT Bursa Efek Indonesia Sumatra Selatan, Hari Mulyono, Kamis (8/10/2026).

1. ETF Emas cocok untuk investor pemula

PT Bursa Efek Indonesia Sumatra Selatan kenalkan produk ETF Emas (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Produk ETF merupakan reksa dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif. Unit penyertaan produk tersebut diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia seperti saham. Instrumen ini diklaim lebih fleksibel dan transparan.

Hari menyampaikan bahwa ETF emas cocok dicoba oleh investor pemula. Sebab, instrumen keuangan ini unggul dalam keterjangkauan dan dapat dimulai dengan modal relatif murah. Sehingga, investor sudah bisa memiliki aset keuangan berbasis emas yang harganya mengikuti harga pasar secara real-time di bursa.

2. Lakukan investasi dalam situasi apapun dengan ETF Emas

PT Bursa Efek Indonesia Sumatra Selatan kenalkan produk ETF Emas (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Peluncuran ETF emas di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, kata Hari, justru menjadi momentum yang tepat bagi masyarakat untuk mulai berinvestasi.

"Justru yang namanya investasi itu harus dilakukan dalam situasi apa pun," jelasnya.

Melihat perkembangan pasar, saat ini, antusiasme masyarakat Sumsel terhadap pasar modal terus tumbuh. BEI mencatat jumlah investor pasar modal di wilayah twrsebut telah mencapai sekitar 1 juta orang.

"Kita sudah cukup senang hati. Karena dari 9 juta warga Sumsel, satu jutanya telah menjadi investor pasar modal," katanya.

3. ETF Emas diharapkan mendorong pertumbuhan investor

PT Bursa Efek Indonesia Sumatra Selatan kenalkan produk ETF Emas (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa dengan adanya ETF emas, BEI menargetkan pertumbuhan investor bisa lebih signifikan. Hal ini berkaca pada data nasional yang menunjukkan 86,9 persen masyarakat Indonesia telah memiliki emas secara fisik.

Kemudian, kata Hari, dengan transformasi ke produk ETF emas, aset tersebut tidak hanya disimpan, tetapi juga bisa bertumbuh nilainya melalui pasar modal.

"Secara nasional, 86,9 persen Indonesia itu telah memiliki emas. Dengan adanya ETF emas ini, aset bisa bertumbuh melalui produk ini," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article