Palembang, IDN Times - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan (Sumsel) tidak hanya dibebankan kepada pemerintah. Sebanyak 43 perusahaan perkebunan dan kehutanan diminta ikut mengerahkan sumber daya untuk mencegah kebakaran, terutama di kawasan gambut yang rawan mengering saat musim kemarau.
Wakil Menteri Lingkungan Hidup (LH) Diaz Faisal Malik Hendropriyono mengatakan keterlibatan perusahaan diperlukan untuk memperkuat upaya pencegahan karhutla dari sisi pengelolaan air di kawasan gambut.
"Kita bisa lakukan upaya lain agar Sumsel bisa free dari karhutla, dengan cara meningkatkan tingkat air tanah (pembasahan) yang sekarang mengalami kekeringan. Caranya dengan melakukan sekat kanal, membangun sekat kanal di ekosistem gambut," kata Diaz, Rabu (7/10/2026).
