Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Pekerja Tambang Emas Ilegal di Solok Selatan Tewas Tertimbun
ilustrasi tambang ilegal (unsplash.com/jacob jacob)
  • Empat pekerja tambang emas ilegal tewas tertimbun longsor saat mengambil material di tebing terjal di Sungai Paik Hulu, Solok Selatan, pada Selasa dini hari.

  • Longsor terjadi sekitar pukul 01.00 WIB; pekerja lain sempat menolong, tetapi material tanah bercampur batu yang tebal membuat keempat korban tidak tertolong.

  • Evakuasi oleh sesama pendulang selesai sekitar pukul 05.00 WIB karena lokasi berada jauh di dalam hutan, lalu jenazah dibawa ke rumah duka masing-masing.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Padang, IDN Times - Sebanyak empat orang warga di Sungai Paik Hulu, Pamong Gadang, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat tewas akibat melakukan penambangan emas secara ilegal pada Selasa, 6 Oktober 2026, dini hari lalu.

"Ya, memang ada kejadian seperti itu di lokasi yang merupakan tambang emas tanpa izin," kata Kapolres Solok Selatan, AKBP Andreanaldo Ademi, saat dihubungi IDN Times, Jumat (10/10/2026).

1. Kronologi kejadian

Ilustrasi longsor (vecteezy.com/Montian Noowong)

Andreanaldo mengatakan, longsoran di lokasi tambang itu bermula saat empat korban sedang mengambil material di area tebing yang terjal sekitar pukul 01.00 WIB.

"Saat mereka bekerja, tebing tiba-tiba longsor dan langsung menimbun para korban yang ada di lokasi tersebut," katanya.

Menurutnya, pekerja lain di sekitar lokasi sempat berupaya memberikan pertolongan, namun tebalnya material tanah bercampur batu membuat nyawa keempatnya tidak tertolong.

2. Identitas korban

Ilustrasi mayat (Foto: IDN Times)

Andreanaldo mengatakan, korban tewas di tambang tak berizin tersebut diketahui bernama Defriadi (40), warga Jorong Kampuang Dalam, Nagari Lubuk Gadang Utara, Kecamatan Sangir.

"Selanjutnya, Rafli (35), warga Jorong Sariak Taba, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Dani (25), warga Jorong Sungai Aro, Nagari Lubuk Gadang Timur, Kecamatan Sangir," katanya.

Korban terakhir yang ditemukan tewas menurutnya adalah Zul Fatrianto (35), warga Jorong Sungai Aro, Nagari Lubuk Gadang Timur, Kecamatan Sangir.

3. Proses evakuasi lama

ilustrasi mayat (Foto: Freepik)

Menurutnya, proses evakuasi memakan waktu cukup lama mengingat lokasi tambang berada jauh di dalam hutan.

"Para korban baru berhasil dievakuasi oleh sesama pendulang sekitar pukul 05.00 WIB, untuk kemudian dibawa ke rumah duka masing-masing," katanya.

Ia mengatakan bahwa pihak keluarga korban telah mengikhlaskan kepergian anggota keluarga mereka dan menganggap peristiwa ini sebagai musibah saat mencari nafkah.

Curated For You

Editorial Team

Related Article