Comscore Tracker

Disebabkan Kelalaian, 2 Hektare Lahan di Ogan Ilir Terbakar Lagi

Helikopter water bombing kembali terbang mengguyur lahan

Ogan Ilir, IDN Times - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali menghanguskan dua hektare (Ha) lahan di Desa Parit, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan (Sumsel). Api pertama kali terpantau sekitar pukul 13.00 WIB oleh tim Satuan Tugas (Satgas Desa).

"Pemadaman dilakukan hingga pukul 16.25 WIB. Tim berjibaku hampir empat jam untuk memadamkan api yang membakar lahan gambut," ungkap Kepala Bidang Kedaruratan, BPBD Sumsel, Ansori, Senin (21/6/2021).

1. Api terjadi di wilayah gambut Ogan Ilir

Disebabkan Kelalaian, 2 Hektare Lahan di Ogan Ilir Terbakar LagiWater Bombing di wilayah OI (IDN Times/Istimewa)

Menurut Ansori, kebakaran kali ini mengakibatkan permukaan gambut yang dipenuhi tanaman purun terbakar. Tapi api dapat segera padam dan tidak meluas ke area gambut lain. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OI dan tim Manggala Agni langsung cepat melakukan pemadaman.

"Api hanya menghanguskan bagian permukaan gambut yang bervegetasi semak belukar," ungkap dia.

Baca Juga: Manfaatkan Purun, Cara Warga Pedamaran Cegah Karhutla di Lahan Gambut

2. Dua helikopter diterbangkan bantu pemadaman

Disebabkan Kelalaian, 2 Hektare Lahan di Ogan Ilir Terbakar LagiHelikopter pemantau karhutla (IDN Times/Rangga Erfizal)

Tim darat dan udara dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar lahan gambut kali ini. Menurut Ansori, dua heli Water Bombing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali dikerahkan membantu pemadaman dari udara.

"Belum diketahui berasal dari mana api tersebut menjalar. Kebakaran kali ini terjadi di tanah masyarakat. Diduga akibat kelalaian," ungkap dia.

3. Sudah ada 8 ha lahan terbakar di OI sejak awal tahun

Disebabkan Kelalaian, 2 Hektare Lahan di Ogan Ilir Terbakar LagiProses pemadaman api dikebakaran lahan (IDN Times/BPBD Sumsel)

Ansori meminta masyarakat berhati-hati dan menjaga lahan, khususnya saat peralihan musim kemarau menuju hujan. Api akan sangat cepat meluas di tengah kekeringan. Jika tak diantisipasi, dampaknya akan berakibat ke bencana kabut asap.

"Total dari laporan sudah ada 8 ha lahan yang terbakar di Ogan Ilir," tutup dia.

Baca Juga: 2 Helikopter Water Bombing Padamkan 3 Ha Karhutla di Ogan Ilir

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya