Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sumsel United Sempat Puji PSPS Sebelum Kalah 1-2 di Palembang
Sumsel United vs PSPS Pekanbaru (Dok. Media Officer)
  • Sumsel United kalah 1-2 dari PSPS Pekanbaru di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, meski sempat unggul lewat gol Aidil Subhi pada menit kesembilan.

  • PSPS bangkit pada babak kedua melalui gol Antonio Gamaroni menit ke-72 dan Natanael Siringoringo menit ke-76, lalu mempertahankan keunggulan hingga laga usai.

  • Pelatih PSPS Akhyar Ilyas menyoroti keputusan wasit dan dugaan ucapan kasar kepada pemainnya, serta meminta PSSI dan Komisi Wasit memberi perhatian.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
26 September 2026

Sumsel United kalah 2-1 dari PSPS Pekanbaru dalam laga kandang Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang.

menit ke-9

Aidil Subhi membawa Sumsel United unggul lebih dulu atas PSPS Pekanbaru.

babak pertama berakhir

Sumsel United menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

babak kedua

PSPS mengubah permainan dan tampil lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan.

menit ke-72

Antonio Gamaroni mencetak gol penyama kedudukan untuk PSPS.

menit ke-76

Natanael Siringoringo mencetak gol yang membawa PSPS berbalik unggul 2-1.

hingga akhir pertandingan

PSPS mempertahankan keunggulan 2-1 meski Sumsel United terus berusaha mengejar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Sumsel United kalah 1-2 dari PSPS Pekanbaru pada laga kandang Pegadaian Championship 2026/2027, setelah sempat unggul pada babak pertama.
  • Who?
    Sumsel United, PSPS Pekanbaru, Aidil Subhi, Antonio Gamaroni, Natanael Siringoringo, pelatih M Nasuha, pelatih Akhyar Ilyas, serta perangkat pertandingan terlibat dalam laga ini.
  • Where?
    Pertandingan berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan.
  • When?
    Laga digelar pada Sabtu sore, 26 September 2026.
  • Why?
    PSPS membalikkan keadaan melalui gol Antonio Gamaroni pada menit ke-72 dan Natanael Siringoringo pada menit ke-76, setelah Sumsel United unggul lewat Aidil Subhi menit ke-9.
  • How?
    Sumsel United menutup babak pertama dengan skor 1-0. PSPS tampil lebih agresif pada babak kedua dan mempertahankan keunggulan 2-1 hingga pertandingan berakhir. Akhyar Ilyas juga memprotes dugaan ucapan kasar wasit.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sumsel United kalah 2-1 dari PSPS Pekanbaru di Palembang. Sumsel United sempat menang dulu lewat gol Aidil Subhi. Lalu PSPS membalas lewat Antonio Gamaroni dan Natanael Siringoringo. Pelatih PSPS juga bilang wasit membuat beberapa keputusan yang salah dan berkata kasar kepada pemainnya. Ia protes, tetapi mendapat kartu kuning.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pertandingan ini memperlihatkan daya juang PSPS Pekanbaru yang tetap tenang setelah tertinggal dan mampu mengubah pendekatan permainan pada babak kedua. Pengakuan awal dari pelatih Sumsel United terhadap kualitas lawan juga mencerminkan respek kompetitif, sementara gol Antonio Gamaroni dan Natanael Siringoringo menegaskan efektivitas respons PSPS di momen penting.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Sumsel United harus mengakui keunggulan PSPS Pekanbaru di laga kandang Pegadaian Championship 2026/2027 pada Sabtu (26/9/2026) sore kemarin. Laskar Juaro terpaksa berlapang dada usai kalah di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang dengan skor 1-2.

Sebelum menjalani pertandingan kandang kedua di Bumi Sriwijaya, pelatih Sumsel United M Nasuha sempat memuji permainan tim lawan. Menurutnya, dari dua laga yang telah berlangsung, Askar Bertuah memang memiliki performa optimal dan memiliki pemain potensial.

"PSPS tim yang sangat baik dan dihuni pemain yang berkualitas. Di dua laga awal, mereka mendapatkan hasil yang bagus," ujar Nasuha.

1. Sumsel United vs PSPS diwarnai sorotan perangkat pertandingan

Laga Sumsel United vs PSPS Pekanbaru (Dok. Media Officer)

Gagal meraih kemenangan perdana di hadapan publik sendiri, Sumsel United sempat unggul lebih dulu dari PSPS Pekanbaru. Namun, hasil itu tak bertahan lama. Tim lawan comeback hingga akhirnya memenangkan laga.

Saat pertandingan berlangsung, laga itu diwarnai sorotan terhadap perangkat pertandingan. Sebab, wasit yang memimpin permainan melontarkan ucapan kasar terhadap PSPS Pekanbaru.

2. PSPS unggul di babak kedua

Sumsel United vs PSPS Pekanbaru (Dok. Media Officer)

PSPS menunjukkan mental bangkit, meski tertinggal lebih dulu. Askar Bertuah pun mampu membalikkan keadaan dan menutup pertandingan dengan kemenangan. Walau sejak awal Sumsel United memberikan tekanan dan berhasil membuka keunggulan pada menit ke-9 melalui Aidil Subhi, PSPS berusaha mencari celah untuk menyamakan kedudukan.

Namun, hingga babak pertama berakhir, upaya anak asuh Akhyar Ilyas belum membuahkan hasil. Sumsel United pun memasuki ruang ganti dengan keunggulan 1-0. Memasuki babak kedua, PSPS melakukan perubahan permainan dan tampil lebih agresif. Upaya itu membuahkan hasil dan pada menit ke-72, Antonio Gamaroni berhasil mencetak gol untuk menyamakan kedudukan.

Hanya berselang empat menit, PSPS Pekanbaru berbalik unggul. Natanael Siringoringo mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-76 dan mengubah kedudukan menjadi 2-1. Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga akhir pertandingan, meski Sumsel United terus berusaha mengejar.

3. PSPS sesalkan sikap wasit

Laga Sumsel United vs PSPS Pekanbaru (Dok. Media Officer untuk IDN Times)

Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, menyoroti cara memimpin wasit. Dirinya menyebut ada beberapa keputusan yang dinilai keliru. Namun, hal yang paling ia sesalkan adalah dugaan ucapan kasar yang diterima pemain PSPS.

“Saya melihat ada beberapa kali wasit salah dalam mengambil keputusan. Dan yang paling menyakitkan buat saya ketika dia (wasit) mengatakan hal-hal kotor kepada pemain saya,” katanya.

Akhyar menyebut, dirinya sempat memprotes kejadian. Ia mengatakan tindakan itu tak seharusnya terjadi dalam sebuah pertandingan.

Pelatih PSPS berharap, persoalan yang ada dapat menjadi perhatian PSSI, khususnya Komisi Wasit. Akhyar juga mengaku sempat mempertanyakan kejadian kepada Marjukih yang bertugas sebagai wasit cadangan. Namun, protes justru membuatnya menerima kartu kuning.

Curated For You

Editorial Team

Related Article