Palembang, IDN Times – Aliansi BEM Nusantara Sumatra Selatan (Sumsel) mendesak pemerintah memastikan lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dipulihkan dengan menanam kembali pepohonan, bukan justru dialihfungsikan menjadi perkebunan kelapa sawit.
Desakan tersebut disampaikan mahasiswa dalam aksi jilid II di kantor Gubernur Sumsel, Rabu (21/10/2026). Mereka menilai penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan api, tetapi juga harus disertai upaya pemulihan lahan dan pengawasan terhadap pemanfaatannya setelah terbakar.
"Kami ingin mendapatkan jawaban dan komitmen bahwa lahan yang terbakar nantinya ditanami kembali dengan pepohonan yang menghasilkan udara segar, bukan justru ditanami sawit," ungkap salah seorang perwakilan mahasiswa.
