Palembang, IDN Times - Koalisi Pers dan Masyarakat Sipil Sumsel mengecam aksi kekerasan dan premanisme yang terjadi saat unjuk rasa mahasiswa di depan Mapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (13/10/2026). Mereka mendesak kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut, termasuk kekerasan yang menimpa mahasiswa dan jurnalis.
Koordinator Koalisi Pers dan Masyarakat, M. Nasir, menilai aksi kekerasan tersebut sangat disayangkan karena terjadi di depan aparat penegak hukum. Menurutnya, semua pihak yang terbukti terlibat harus diproses dan diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kebebasan menyatakan pendapat harus terjamin di negara Indonesia. Aksi premanisme tidak boleh dibiarkan," ungkap Nasir, Rabu (14/10/2026).
