Palembang, IDN Times - Meski sejumlah wilayah di Sumatra Selatan (Sumsel) sempat diguyur hujan, sebaran hotspot dan kabut asap masih menorehkan angka cukup tinggi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumsel melaporkan jumlah hotspot atau titik panas kembali di angka 1.505 titik berdasarkan data Sipongi pada Minggu (27/9/2026) pukul 05.00 WIB.
Dalam 24 jam terakhir, sebaran hotspot paling tinggi berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dengan 1.014 titik dan 74 kejadian karhutla dalam sehari. Hingga 26 September, angka tersebut melampaui catatan tertinggi pada Agustus sekaligus sepanjang 2026. Bahkan, jumlah bulanan menjadi yang tertinggi sejak 2015 dengan mencatat angka 60.039 titik.
