Palembang, IDN Times - Penggunaan dry ice dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Sumatra Selatan menjadi perhatian setelah muncul video viral yang memperlihatkan dugaan bongkahan es jatuh dan membolongi atap rumah warga di Palembang, Minggu (18/10/2026).
Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Siswanto, tak menampik bahwa bongkahan tersebut merupakan bagian dari dry ice. Menurutnya, penyemaian awan idealnya berukuran sekitar tiga milimeter, namun material yang disimpan dalam ruang bersuhu sangat rendah berpotensi menyatu sehingga membentuk bongkahan.
"Semestinya bahan dry ice itu memang ukurannya 3 mili (meter) ya. Tetapi pada saat di penyimpanan itu kan diletakkan di ruang beku yang cukup dingin ya," ungkap Siswanto, Senin (19/10/2026).
