Kondisi kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kota Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)
Dia menyebut, uji coba penyemaian dry ice yang dilakukan masih dalam tahap evaluasi, untuk mengetahui efektivitasnya dalam mengurangi kabut asap di wilayah Palembang.
"Karena masih mencakup uji coba, evaluasi terus dilaksanakan oleh BMKG, BNPB, dan Kementerian Kehutanan. Untuk masalah bahannya, apakah masih kurang banyak, Nanti akan jadi perhatian," katanya.
Iqbal menambahkan bahwa pesawat penyemaian dry ice masih berangkat dari Lampung. Pasca penyemaian dry ice, diharapkan dapat mengurangi kabut asap dan meningkatkan jarak pandang. Setelahnya, satgas udara seperti pelaksanaan OMC hingga helikopter water bombing bisa beroperasi.
"OMC (dengan NaCl) masih menunggu adanya perkembangan awan hujan, yang mudah-mudahan setelah adanya dry ice asap menjadi terbuka dan naik ke atas dan muncul bibit-bibit awan hujan. Saat muncul nanti, kita informasikan dan akan kita sampaikan ke BMKG untuk menjadi landasan pelaksanaan OMC dan helikopter water bombing bisa terbang," jelas dia.