5 Minuman Khas Sumsel yang Menarik Dicoba, Ada Es Kacang Merah

Es kacang merah khas Palembang memadukan kacang merah, es serut, sirup cocopandan, dan santan; minuman ini kerap dijual di kedai pempek.
Saprela dan Es Hoya merupakan minuman manis legendaris Palembang yang pernah populer pada era 1980-an hingga 1990-an, tetapi kini semakin jarang ditemukan.
Kopi Besemah dan Kopi Semendo menonjolkan hasil perkebunan Sumsel; kopi Semendo banyak dibudidayakan sebagai robusta di kawasan Semende, Muara Enim.
Sumatra Selatan (Sumsel) tidak hanya dikenal dengan pempek dan aneka makanan tradisionalnya. Daerah ini juga memiliki minuman dengan cita rasa beragam, mulai dari sajian dingin berbahan kacang merah hingga minuman legendaris yang pernah populer di Palembang.
Sebagian minuman tersebut masih bisa ditemukan di kedai kuliner, sedangkan lainnya mulai jarang dikenal oleh generasi muda. Keberadaan minuman lokal ini menjadi bagian dari kekayaan kuliner Sumsel yang menarik untuk ditelusuri.
Bagi pencinta wisata kuliner, mencoba minuman khas daerah bisa menjadi cara lain untuk mengenal cita rasa dan perjalanan kuliner masyarakat setempat. Berikut lima minuman khas Sumsel yang menarik untuk dicoba menurut IDN Times.
1. Es Kacang Merah

Ilustrasi es kacang merah (pinterest.com/Widya) Es kacang merah merupakan salah satu minuman yang dikenal sebagai kuliner khas Palembang. Sajian ini memiliki perpaduan tekstur kacang merah yang lembut, es serut, dan rasa manis yang menyegarkan.
Salah satu ciri es kacang merah khas Palembang adalah penggunaan sirup cocopandan dan kuah santan pada sejumlah racikan. Perpaduan tersebut menghasilkan rasa manis sekaligus gurih. Minuman ini juga kerap menjadi teman bersantap setelah menikmati pempek. Es kacang merah dapat ditemukan di sejumlah kedai pempek dan tempat kuliner di Palembang.
2. Saparela, Minuman Legendaris Palembang

Bentuk minuman Badak Sarsaparila (lazada.co.id) Saparela merupakan sebutan masyarakat Palembang untuk sarsaparilla, minuman bersoda yang pernah populer pada era 1980-an.
Minuman ini memiliki karakter rasa khas dan dahulu dijual dalam botol. Berdasarkan catatan sejarah kuliner Palembang, sarsaparilla pernah diproduksi di kawasan Lemabang dan dipasarkan ke sejumlah wilayah di Sumatra.
Seiring berkembangnya produk minuman kemasan, saparela mulai jarang ditemukan. Meski demikian, minuman ini masih menjadi bagian dari kenangan kuliner masyarakat yang mengenalnya sejak puluhan tahun lalu.
3. Es Hoya, Minuman Lawas yang Pernah Populer

Potret Rich Brian naik truk dan minum es cekek di MV She (youtube.com/Rich Brian) Es Hoya atau Es Oya merupakan minuman yang pernah dikenal masyarakat Palembang, terutama pada era 1990-an.
Minuman ini disajikan dengan campuran sirup, air, dan es batu. Rasanya yang manis serta harganya yang terjangkau membuat Es Hoya pernah menjadi pilihan untuk menemani hidangan khas Palembang, seperti pempek, tekwan, dan model.
Namun, keberadaan Es Hoya mulai menghilang dari peredaran pada akhir 1990-an. Kini, minuman tersebut lebih banyak dikenang sebagai bagian dari sejarah kuliner Palembang.
4. Kopi Besemah

Ilustrasi mesin pembuat kopi (pexels.com/Ketut Subiyanto) Sumsel juga memiliki tradisi perkebunan kopi yang berkembang di kawasan dataran tinggi, termasuk wilayah Besemah dan Pagar Alam.
Kopi Besemah menjadi salah satu produk lokal yang menarik bagi pencinta minuman berbahan biji kopi. Karakter rasa seduhannya dipengaruhi oleh varietas kopi, kondisi kebun, proses pascapanen, dan metode penyeduhan.
Kopi lokal ini bisa dinikmati dengan metode seduh tradisional maupun racikan modern di kedai kopi. Selain menawarkan pengalaman rasa, kopi Besemah juga memperkenalkan potensi perkebunan dan hasil bumi Sumsel kepada masyarakat yang lebih luas.
5. Kopi Semendo

ilustrasi bubuk kopi (magnific.com/KamranAydinov) Kopi Semendo berasal dari kawasan Semende di Kabupaten Muara Enim. Wilayah ini dikenal memiliki perkebunan kopi yang menjadi bagian dari aktivitas pertanian masyarakat setempat. Jenis robusta banyak dibudidayakan di kawasan tersebut. Biji kopi yang telah dipanen kemudian melalui proses pengolahan sebelum disangrai dan diseduh menjadi minuman.
Kopi Semendo menarik untuk dicoba oleh pencinta kopi yang ingin mengenal produk perkebunan lokal Sumsel. Keberadaannya juga memperlihatkan bagaimana komoditas pertanian daerah dapat dikembangkan menjadi produk minuman yang memiliki nilai ekonomi.





![[QUIZ] Tes Karakter! Pempek Pilihanmu, Menggambarkan Kepribadianmu](https://image.idntimes.com/post/20251120/crunchy-7457643_1920_bb3c8b85-fc16-45a3-aded-59a005271cbb.jpg)


















