Padang, IDN Times - Koalisi Masyarakat Sipil Anti Penyiksaan merilis temuan awal hasil investigasi dugaan penganiayaan Afif Maulana hingga berujung tewas, dan ditemukan mengambang di aliran Sungai Batang Kuranji, Minggu (9/6/2024) pagi.
Koalisi yang terdiri dari beragam lembaga ini mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oknum kepolisian dari jajaran Dit Samapta Polda Sumbar, sehingga menyebabkan satu orang korban anak meninggal dunia dan 17 korban lainnya mengalami luka-luka.
Dikutip dari keterangan dokumen temuan hasil investigasi, Koalisi Masyarakat Sipil Anti Penyiksaan mengungkap perkembangan terbarunya, Kamis (27/6/2024), saat Kompolnas melakukan investigasi dan menyatakan bahwa 17 anggota Dit Samapta Polda Sumbar terbukti melakukan penyiksaan 18 orang remaja diduga akan melakukan tawuran.
Bahkan Ketua Harian Kompolnas, Benny Mamoto, menyampaikan dari hasil pemeriksaan mendalam, pembuktian anggota polisi yang terbukti bersalah bisa diarahkan ke pelanggaran etik bahkan pidana.