Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kesal HP Makin Rusak, Pria Ini Todong Pistol ke Pemilik Konter
ilustrasi pistol (IDN Times/Mardya Shakti)

Palembang, IDN Times - Warga Cengal Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Angga (32) mengamuk dan menodongkan pistol jenis airsoft gun ke pemilik konter handphone, Novi Hardi (47) di Internasional Plaza (IP) Palembang. Penodongan tersebut sempat membuat heboh pengunjung.

"Pelaku tidak puas dengan handphone milikinya yang diperbaiki di IP. Menurut keterangan pelaku, software handphone-nya diganti. Dari yang tadinya hanya lupa password, iPhone miliknya jadi rusak tak bisa dipakai," ungkap Kapolsek IT I Palembang, Kompol Ginanjar Alya Sukmana, Selasa (27/9/2022).

1. Korban dan pelaku dipisahkan petugas keamanan

ilustrasi pistol (IDN Times/Mardya Shakti)

Ginanjar menjelaskan, penodongan yang dilakukan pelaku disertai pemukulan terhadap korban. Petugas keamanan yang berada di lokasi sigap memisahkan korban dari pelaku. Petugas keamanan setempat juga berhasil merebut pistol airsoft gun milik pelaku.

"Antara pelaku dengan korban sempat terlibat cekcok. Pelaku pun sempat menembakan airsoft gun ke atas satu kali," ujar dia.

2. Pelaku terancam dipenjara

Ilustrasi penjara (IDN Times/Mardya Shakti)

Korban dipukul di bagian kepala setelah cekcok. Pelaku pun langsung ditahan di Polsek IT 1 untuk menjalani pemeriksaan, dan terancam dikenakan pasal 351 KUHP.

"Pelaku terancam mendekam di dalam balik jeruji besi, dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun penjara," ujar dia.

3. Pelaku kesal handphone miliknya rusak

Ilustrasi penyekapan. IDN Times/Sukma Shakti

Pelaku Angga mengakui sikap arogannya kepada pemilik konter handphone. Ia mengaku emosi karena handphone-nya jadi rusak setelah diperbaiki, dan memukul kepala korban serta menembakan senjata ke udara.

"Saya emosi karena sebelum di konter itu, ponsel saya masih bagus, tapi setelah diperbaiki malah hancur. Padahal hanya lupa password iPhone saja," kata dia.

Angga menjelaskan, bahwa airsoft gun tersebut ia beli seharga Rp4,5 juta di Perbakin. Ia membelinya dalam lima bulan terakhir.

"Saya membeli itu untuk berjaga diri saja, karena di daerah saya banyak begal dan baru satu kali itu saya gunakan," tutup dia.

Editorial Team