Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

BPS: Usaha Reparasi Motor dan Mobil Sumbang Ekonomi Positif Sumsel

Kepala BPS Sumsel Moh Wahyu Yulianto (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Kepala BPS Sumsel Moh Wahyu Yulianto (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Intinya sih...
  • Pertumbuhan ekonomi Sumsel tahun 2024 mencapai 5,03 persen, didukung oleh sektor perdagangan dan jasa.
  • Pertumbuhan ekonomi kumulatif lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, dengan PDRB wilayah senilai Rp663,96 triliun dan PDRB per kapita sebesar Rp75,13 juta.
  • Sektor andalan Sumsel adalah industri pertambangan, pengolahan, dan perdagangan yang tumbuh positif. Namun impor luar negeri juga meningkat hingga 46,9 persen.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Badan Pusat Statistik Sumatra Selatan (BPS Sumsel) merilis pertumbuhan ekonomi sepanjang 2024 diangka 5,03 persen. Tren positif itu, berdasarkan sumbangsih pendapatan ekonomi dari sektor perdagangan dan jasa.

"Sumber pertumbuhan tertinggi ekonomi Sumsel adalah perdagangan besar dan eceran, serta reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 0,85 persen pada tahun lalu," kata Kepala BPS Sumsel Moh Wahyu Yulianto, Kamis (6/2/2025).

1. Pertumbuhan ekonomi Sumsel 2024 lebih rendah dari 2023

ilustrasi pertumbuhan ekonomi (freepik.com/freepik)
ilustrasi pertumbuhan ekonomi (freepik.com/freepik)

Berdasarkan pertumbuhan ekonomi year on year (yoy) 2024 dibandingkan tahun sebelumnya pada 2023, ekonomi Sumsel secara kumulatif lebih rendah dibanding 2023. Tahun 2024 diangka 5,03 persen sementara 2023 sebesar 5,08 persen.

Wahyu merinci, perbandingan ekonomi Sumsel itu memengaruhi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) wilayah atas dasar harga berlaku senilai Rp663,96 triliun. Sedangkan angka PDRB per kapita sebesar Rp75,13 juta.

"Selain perdagangan pertumbuhan tertinggi ekonomi Sumsel dari sisi produksi terjadi pada lapangan usaha penyediaan akomodasi," jelas dia.

2. Transaksi makan dan minum di Sumsel turut menyokong pertumbuhan ekonomi

Ilustrasi ekonomi global (Pixabay)
Ilustrasi ekonomi global (Pixabay)

Wahyu melanjutkan, tren positif ekonomi Sumsel juga disokong dari transaksi makan minum sebesar 9,39 persen. Selanjutnya diikuti administrasi pemerintahan yang tumbuh senilai 9,35 persen serta sumbangsih sektor informasi.

"Sisi informasi dan komunikasi di Sumsel tumbuh sebesar 8,84 persen," katanya.

3. Sektor andalan Sumsel menyokong ekonomi dari industri pertambangan, pengolahan dan perdagangan

Ilustrasi investasi (pexels.com/Jakub Zerdzicki)
Ilustrasi investasi (pexels.com/Jakub Zerdzicki)

Secara umum jelas dia, sektor andalan Sumsel dalam menyokong pertumbuhan ekonomi yakni dari industri pertambangan yang tumbuh 3,33 persen dan industri pengolahan tumbuh 4,39 persen. "Termasuk sisi perdagangan tumbuh di angka 7,42 persen," kata dia dalam rilis berita statistik.

Sementara dari sisi pengeluaran, jelas Wahyu, hampir seluruh komponen mengalami pertumbuhan positif dengan catatan tertinggi dari impor luar negeri mencapai 46,9 persen.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Feny Maulia Agustin
Martin Tobing
Feny Maulia Agustin
EditorFeny Maulia Agustin
Follow Us