TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Bank Sumsel Babel Diproyeksi Dongkrak Market Share di Atas 30 Persen

Gubernur Sumsel lantik Dirut BSB Achmad Syamsudin

Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin. (IDN Times/Feny Maulia)

Palembang, IDN Times - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, memberi target kepada jajaran direksi Bank Sumsel Babel (BSB) harus bisa mendongkrak market share, dari sebelumnya hanya 13 persen menjadi 30 persen.

"Kita inikan tuan rumah, market share nya minimal 30 persen lah. Orang Sumsel mestinya harus menjadi nasabah BSB. Tapi memang, ini tidak boleh ada penekanan," kata Herman Deru, usai melantik Direksi dan Komisaris BSB Periode 2019-2023, di Ruang Bina Praja, Kantor Gubernur Sumsel, Kamis (20/6).

Baca Juga: 62 Desa Di Sumsel Belum Tersambung Listrik, Ini Alasan PLN

1. Jajaran Direksi BSB dituntut lebih berani berinovasi

IDN Times/Feny Maulia Agustin

Kemudian, orang nomor satu di Sumsel itu juga meminta jajaran direksi yang baru untuk lebih berani berinovasi, namun tetap memperhitungkan secara matang dan sesuai aturan.

"Nah artinya, kita harus cari cara bagaimana membuat orang tertarik. Ini perlu ada servis yang baik. Misalnya dalam hal memberikan kredit tetap harus ada keluwesannya," jelas Herman Deru.

2. BSB harus berkompetisi dengan bank daerah lain

IDN/Feny Maulia Agustin

Sebagai bank daerah, Herman Deru juga meminta, BSB harus berani bersaing di industri dengan bank-bank lokal kota lainnya yang ada di Sumsel.

"Bukan apa-apa, saat inikan justru bank daerah lain yang buka cabang di sini (Sumsel). Artinya kita harus bisa juga seperti itu, karena mereka saja bisa membaca bahwa ada celah dan potensi di sini " ujarnya.

"Bank-bank daerah lain di depan mata. Tentu Bank Sumsel harus bisa lebih unggul," tegasnya.

Baca Juga: TPP ASN Rendah, Pemprov Sumsel Ajukan Standarisasi ke Kemenpan-RB 

3. Manfaatkan sektor unggulan bangun market share

IDN Times/Feny Maulia Agustin

Sementara, Direktur Utama BSB, Achmad Syamsudin mengatakan, Sumsel sendiri sebenarnya punya banyak sektor unggulan yang produktif. Pemanfaatan sektor-sektor tersebut bisa menjadi celah membangun market share.

"Kita tahu, sektor produktif sektor unggulan di sini (Sumsel) masih banyak. Seperti perkebunan, pertanian, kemudian tambang, dan masih banyak lagi. Itu bisa kita kembangkan, ini kan masih baru. Kita tunggu kelanjutannya nanti. Semua bisa diupayakan," katanya.

Topik:
Berita Terkini Lainnya