Ilustrasi pertandingan Sriwijaya FC (IDN Times/Dokumen Sriwijaya FC)
Setelah Sriwijaya FC menemukan pengelola klub, selanjutnya bakal mencari pelatih, termasuk merekrut pemain dan menyesuaikan jadwal kompetisi Liga 2.
"Jangan mengandalkan proposal, sponsor. Kalau menurut Pak Gubernur itu kelas-kelas (panitia lomba) 17 Agustus-an. Sementara Sriwijaya FC ini bukan klub kecil. Gaungnya sudah ke mana-mana, jadi diuruslah secara profesional," kata dia.
Sebelumnya Gubernur Sumsel, Herman Deru, setuju jika Sriwijaya FC beralih menjadi klub profesional. Menurut Deru, Sriwijaya FC tidak selamanya bisa berkembang jika mengandalkan Pemda atau sponsor yang berkaitan dengan pemerintah.
"Maksud Gubernur dikelola seperti yang profesional betul. Dia bisa hidup sendiri, mencari duit sendiri, punya marketing yang bagus, ada bisnis yang bisa dijalankan untuk membiayai. Silahkan dikelola oleh siapa, kalau bisa putra daerah, itu pesan Gubernur," tandas dia.