Laga Semen Padang vs Malut United (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Di babak kedua, wasit terpaksa harus menghentikan pertandingan sementara karena banyaknya genangan di dalam lapangan dan dikhawatirkan akan mengakibatkan cedera. Genangan tersebut mulai terbentuk setelah hujan deras mengguyur Kota Surakarta sejak laga babak pertama dimulai yang mengakibatkan pergerakan bola menjadi melambat.
Setelah menunggu kurang lebih 10 menit, wasit akhirnya memutuskan untuk melanjutkan pertandingan di tengah keadaan lapangan yang tergenang air. Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumaruri, memutuskan melakukan pergantian pada awal babak kedua. Ia menarik keluar Kasim Botan dan memasukkan Firman Juliansyah.
Sementara, Pelatih Persis Solo, Miromir Seslija juga menarik keluar Bruno Gomes dan memasukkan Dimitri Lima Souza untuk memasukkan tenaga baru.
Semen Padang FC terus berupaya untuk mendapatkan peluang dan mengimbangi skor melalui berbagai pola serangan yang memungkinkan untuk memperoleh gol. Gol yang diinginkan akhirnya didapatkan pada menit ke-68. Tetapi bukan dari pemain Semen Padang FC, melainkan gol bunuh diri dari pemain Persis Solo.
Crossing yang diberikan oleh Froese ke depan gawang Persis Solo yang coba ditepis oleh Muhammad Riyandi dan akhirnya mengenai kepala rekannya dan membuat bola berubah arah ke dalam gawangnya.
Dengan gol tersebut, skor berubah menjadi 1-1. Karena skor berubah menjadi imbang, Persis Solo kembali memberikan tekanan pada lini pertahanan Semen Padang FC. Tapi peluang yang tercipta masih belum bisa membuat Persis Solo kembali unggul dari sang tamu yang berhasil menyusul setelah keunggulan pada babak pertama.
Semen Padang FC juga tidak ingin pulang dengan tangan kosong. Berbagai peluang coba diciptakan melalui umpan-umpan matang ke lini pertahanan Persis Solo.
Pada menit ke-77, Persis Solo akhirnya kembali menciptakan gol yang membuatnya kembali unggul dari sang tamu melalui sepakan lambat Dimitri yang tak mampu diantisipasi oleh Rendy Oscario.
Semen Padang FC terus mencoba untuk kembali menyamakan kedudukan. Tetapi peluang demi peluang yang diciptakan gagal untuk mendapatkan gol kedua. Hingga wasit meniup peluit panjang, Semen Padang FC gagal menciptakan gol penyeimbang dan terpaksa harus tunduk dari Persis Solo untuk kedua kalinya pada musim ini.