Sriwijaya FC vs PSMS Medan di Stadion Deli Serdang (Dok. Media Officer Sriwijaya FC)
Kemudian kata Anggoro, mengenai gaji pemain yang masih menjadi masalah utama, dia mengaku sampai sekarang belum ada sponsor yang masuk. Sehingga untuk membayar gaji pemain saat ini menggunakan uang pinjaman. Anggoro menyebut, terkait gaji pemain persoalan utamanya adalah terkendala sponsor yang belum bisa masuk bahkan tidak mau masuk dalam waktu dekat.
"Bank Sumsel Babel belum mau ngasih sponsor alasannya tunggu Gubernur terpilih dilantik. Sedangkan yang lain mau, tetapi baru sekedar ngajak janjian saja," kata dia.
Gaji yang telah dibayarkan sebagian ke pemain, kata Anggoro, bukan uang dari sponsor. Melainkan duit dari investor yaitu Digi Sport Asia.
"Kalau aja dari dulu ada sponsor yang dukung SFC, mau bantu klub ini, tidak mungkin seperti ini. Pastinya uang masuk langsung sudah kita bayar lunas semua gaji dari dulu," jelas dia.
Terkait kemunduran Anggoro yang terjun langsung mengurus Sriwijaya FC yang disebut karena desakan PT SOM, sampai saat ini pihak manajemen PT SOM belum merespons tindak lanjut siapa yang bakal mengisisi kekosongan posisi itu.
Lalu bagaimana nasib Sriwijaya FC jelang laga playoff degradasi musim 2024/2025?