Konferensi pers PSBS Biak jelang laga lawan Semen Padang FC (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Dimulainya babak kedua, PSBS Biak langsung melakukan pergantian dua pemain sekaligus. Bermain dengan 10 pemain akan cukup sulit untuk Badai Pasifik untuk menyamakan kedudukan. Semen Padang FC juga melakukan pergantian. Alexvan Djin digantikan oleh Frendi yang kembali dimainkan usai mendapatkan kartu merah saat menghadapi PSS Sleman lalu.
Menit 50, PSBS Biak mendapatkan sebuah peluang untuk bisa menyamakan kedudukan, tetapi peluang tersebut masih belum bisa dimaksimalkan oleh anak asuh Marcos Guillermo. Semen Padang FC kembali mendapatkan peluang dari bola mati saat Irkam Mila dilanggar di luar kotak penalti dan tendangan itu dieksekusi oleh Tin Martic yang masih membentur pagar hidup PSBS Biak.
Serangan balik yang dilesatkan PSBS Biak pada menit ke-58 hampir saja bisa menyamakan kedudukan. Tetapi, tendangan yang dilesatkan oleh William Jose masih jauh dari gawang yang dijaga Arthur Augusto. Meskipun bermain hanya dengan 10 pemain, PSBS Biak tetap berupaya untuk menyamakan kedudukan dan memperoleh poin dari Padang.
Peluang kembali didapatkan dari bola mati pada menit ke-67 setelah Bima Reksa melanggar pemain PSBS Biak. William yang mengeksekusi tendangan bebas itu masih belum mampu menciptakan gol untuk menyamai kedudukan. Menit ke-71, PSBS Biak kembali memperoleh peluang melalui serangan dari sisi kanan. Umpan yang didapatkan oleh Jeam Kelly Stroyer masih mampu diantisipasi oleh Arthur Augusto.
Kebuntuan serangan PSBS Biak akhirnya buyar pada menit ke-79 saat tendangan keras dari William Jose Lugo yang tidak mampu ditepis oleh Arthur Augusto. Setelah terciptanya gol penyama kedudukan tersebut, tim Semen Padang FC kembali melakukan serangan ke arah gawang PSBS Biak untuk bisa kembali mengungguli pertandingan.
Mendekati menit-menit akhir, peluang kembali diciptakan oleh pemain Semen Padang FC. Tetapi masih belum bisa mendapatkan gol hingga akhir pertandingan.