Comscore Tracker

Stok Vaksin Kosong, Sumsel Belum Laksanakan Booster Kedua

Vaksinasi booster pertama di Sumsel baru mencapai 26 persen

Palembang, IDN Times - Vaksinasi booster tahap ke-2 sudah dimulai oleh pemerintah pusat. Namun kekurangan vaksin menjadi hambatan program tersebut dilaksanakan di Sumatra Selatan (Sumsel).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel, Trisnawarman menjelaskan, stok vaksin Pfizer saat ini sedang tidak tersedia. Pihaknya masih menunggu kiriman dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Di Sumsel, vaksin pfizer sudah tidak ada stok sama sekali," ungkap Trisnawarman, Selasa (24/1/2023).

Baca Juga: Warga Palembang Diminta Tetap Vaksin Meski PPKM Dicabut

1. Kiriman vaksin booster belum tiba

Stok Vaksin Kosong, Sumsel Belum Laksanakan Booster KeduaIlustrasi vaksin COVID-19 untuk disuntikkan ke penerima vaksin. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Trisnawarman menjelaskan, Kemenkes telah berjanji akan menambah stok vaksin Pfizer sebagai booster. Pihaknya kiriman dosis dari pemerintah pusat akan mempercepat proses booster kedua.

"Kami sudah mengajukan permintaan vaksin booster kedua sejak satu bulan lalu, namun sampai saat ini belum tiba," jelas dia.

Baca Juga: Bandara SMB II Palembang Tetap Berlakukan Aturan PPKM 

2. Vaksin bakal langsung disalurkan ke daerah

Stok Vaksin Kosong, Sumsel Belum Laksanakan Booster Keduailustrasi penyuntikan vaksin (IDN Times/Arief Rahmat)

Dinkes Sumsel mengklaim telah meminta tambahan ratusan ribu vaksin Pfizer untuk masyarakat Sumsel. Nantinya setelah kiriman vaksin sampai, pihaknya segera mendistribusikan sesuai kebutuhan kabupaten dan kota.

"Kita menunggu vaksin datang, lalu kita distribusikan langsung ke kabupaten dan kota di Sumsel. Tapi sampai sekarang di Sumsel belum bisa vaksinasi booster kedua karena stok vaksinnya tidak ada," ucap dia.

3. Vaksinasi booster baru terlaksana 26 persen

Stok Vaksin Kosong, Sumsel Belum Laksanakan Booster KeduaIlustrasi vaksin COVID-19 untuk disuntikkan ke penerima vaksin. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Menurutnya, masyarakat yang dapat melakukan vaksinasi adalah mereka yang sudah mendapatkan baksinasi booster tahap pertama.

Berdasarkan data Dinkes Sumsel, saat ini vaksinasi booster tahap satu di Sumsel mencapai 26,7 persen atau sudah ada 1.457.258 orang dari total masyarakat Sumsel yakni 7.202.758.

Baca Juga: Lansia di Palembang Diwajibkan Vaksinasi Booster Kedua

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya