Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi petir
ilustrasi petir (pexels.com/Pixabay)

Intinya sih...

  • 15 daerah di Sumsel didominasi hujan petir

  • Palembang dan OKU Timur relatif lebih stabil

  • BMKG imbau warga waspadai dampak cuaca ekstrem

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Sumatra Selatan mengalami cuaca ekstrem berupa hujan petir. Dari total 17 kabupaten/kota, 15 daerah terpantau didominasi hujan disertai kilat, terutama pada siang hingga malam hari.

Kondisi ini menunjukkan potensi cuaca ekstrem relatif merata di Sumsel, sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak lanjutan seperti genangan, angin kencang, dan petir. Sejumlah potensi cuaca yang ada dapat berubah sewaktu-waktu. Berikut IDN Times, merangkum kondisi cuaca di Sumsel, Jumat 30 Januari.

1. Hujan petir landa 15 kabupaten/kota di Sumsel

ilustrasi hujan (pexels.com/Abhishek sanga)

Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan petir berpotensi terjadi di 15 daerah, yakni:

  1. Banyuasin,

  2. Empat Lawang,

  3. Lahat,

  4. Muara Enim,

  5. Musi Banyuasin,

  6. Musi Rawas,

  7. Musi Rawas Utara,

  8. Ogan Ilir,

  9. Ogan Komering Ilir (OKI),

  10. Ogan Komering Ulu (OKU),

  11. OKU Selatan,

  12. PALI,

  13. Lubuk Linggau,

  14. Pagar Alam, dan

  15. Prabumulih.

Hujan petir umumnya muncul pada sore hingga malam hari, dengan beberapa wilayah mengalami intensitas hujan sedang hingga lebat dalam durasi cukup panjang. Kondisi atmosfer yang labil memicu pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan kilat dan angin kencang.

2. Palembang dan OKU Timur relatif lebih stabil

ilustrasi hujan (pexels.com/Taryn Elliott)

Di tengah dominasi hujan petir di sebagian besar wilayah, Kota Palembang dan Kabupaten OKU Timur menjadi dua daerah yang relatif lebih stabil. Meski tetap berpotensi hujan, kedua wilayah ini tidak terpantau mengalami hujan petir dalam periode prakiraan.

Namun demikian, BMKG tetap mengingatkan bahwa perubahan cuaca dapat terjadi dengan cepat, sehingga potensi hujan dan peningkatan intensitas tetap perlu diantisipasi, terutama pada jam-jam rawan.

3. BMKG imbau warga waspadai dampak cuaca ekstrem

ilustrasi hujan (unsplash.com/Gil Ribeiro)

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di luar ruangan, untuk menghindari area terbuka saat terjadi petir, mewaspadai pohon atau bangunan tinggi, serta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.

Selain itu, pengguna jalan diminta berhati-hati terhadap jalan licin dan jarak pandang terbatas, sementara warga di wilayah rawan genangan diharapkan memantau perkembangan cuaca secara berkala melalui kanal resmi BMKG.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan terkini, masyarakat dapat mengakses kanal informasi resmi BMKG melalui website bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, atau media sosial @infocuacasumsel.

Editorial Team