Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Viral Keributan Sopir Truk-Petugas Dishub di Palembang, Dipicu Razia
Keributan sopir truk dan petugas dishub di Palembang diduga dipicu insiden tabrakan beruntun akibat dihentikan secara mendadak (Instagram: Palembang_Jurnalis)
  • Dua petugas Dishub Palembang dikepung sopir truk usai insiden tabrakan beruntun di Jalan Sriwijaya Raya, diduga akibat penghentian kendaraan secara mendadak oleh petugas.
  • Kanit Gakkum Polrestabes Palembang membenarkan kejadian bermula dari tiga truk yang melaju beriringan lalu berhenti mendadak hingga menimbulkan kecelakaan tanpa korban jiwa namun rugi materiil sekitar Rp40 juta.
  • Polisi telah mendata kendaraan dan sopir yang terlibat serta menelusuri satu sopir truk yang kabur dari lokasi, sambil mengimbau agar segera menyerahkan diri untuk dimintai keterangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Dua orang petugas Dinas Perhubungan diduga menjadi bulan-bulanan sopir truk yang kesal karena dihadang tiba-tiba di tengah jalan. Dalam video yang diunggah akun Instagram Palembang_Jurnalis, kedua petugas yang menggunakan jaket Dishub didatangi oleh para sopir.

Pengepungan itu diduga dipicu kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Sriwijaya Raya, Palembang akibat penghentian kendaraan tiba-tiba dan secara paksa di tengah jalan. Sejumlah sopir yang emosi terlibat adu mulut dan meluapkan emosinya dengan menendang motor milik petugas hingga kedua petugas turun dari kendaraannya.

1. Keributan dipicu karena tabrakan beruntun akibat petugas tiba-tiba hentikan kendaraan

Keributan sopir truk dan petugas dishub di Palembang diduga dipicu insiden tabrakan beruntun akibat dihentikan secara mendadak (Instagram: Palembang_Jurnalis)

Keributan antara sopir truk dan petugas Dishub dibenarkan Kanit Gakkum Polrestabes Palembang, Iptu Hermanto. Ia mengatakan, insiden itu bermula dari kecelakaan beruntun sekitar pukul 10.30 WIB yang melibatkan tiga truk dan memicu emosi para sopir.

"Ketiga truk mulanya melaju beriringan dari arah Tol Keramasan menuju Terminal Karya Jaya," ungkap Hermanto.

Hermanto menjelaskan bahwa saat itu kendaraan melaju secara beriringan sebelum akhirnya dihentikan oleh petugas Dishub. Namun, truk mengerem mendadak karena tiba-tiba dihentikan oleh petugas Dishub. Akibatnya, yang sedang beriringan tersebut mengalami insiden kecelakaan beruntun.

"Sesampainya di lokasi, ada kendaraan di depan yang diberhentikan secara mendadak oleh petugas Dishub. Kendaraan di belakang tidak sempat mengantisipasi sehingga terjadi tabrakan beruntun," jelasnya.

2. Kerugian diperkirakan mencapai Rp40 juta

Ilustrasi penyelidikan polisi (IDN Times/Arief Rahmat)

Benturan membuat truk Hino di posisi tengah terdorong dan menabrak kendaraan di depannya. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.

"Kerugian hanya materiil, diperkirakan sekitar Rp40 juta," jelasnya.

Dari kejadian ini, polisi langsung bergerak melakukan penelusuran dengan mendata kendaraan serta sopir yang terlibat insiden tersebut.

"Ketiga kendaraan tersebut masing-masing dump truck Nissan BG 8032 LQ yang dikemudikan Samsul Bahri (50), truk Hino BE8441 AUC yang dikemudikan Riki Nopriansyah (42), serta satu unit truk Hino lainnya yang belum diketahui identitas pengemudinya," ujar Hermanto.

3. Polisi masih lakukan penyelidikan

ilustrasi penyelidikan (IDN Times/Aditya Pratama)

Petugas kepolisian kini tengah mendata seluruh kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut. Termasuk menelusuri satu unit truk yang sopirnya diketahui meninggalkan lokasi usai kejadian.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengimbau pengemudi yang melarikan diri agar segera menyerahkan diri untuk dimintai keterangan,” kata Hermanto.

Editorial Team