Perayaan Dies Natalis Universitas Pertamina dan Hari Ulang Tahun Pertamina Foundation. (Dok. Pertamina)
Selain penandatanganan kerja sama, Pertamina Foundation turut menghadirkan pameran inovasi keberlanjutan. Salah satunya adalah PFLestari, platform digital pemantauan keanekaragaman hayati berbasis data dan kecerdasan buatan.
Pameran juga menampilkan PFseries 2.0 yang menyoroti transformasi digital dalam pelaksanaan program sosial, serta PFsains, yakni sistem terpadu pertanian dan energi terbarukan berbasis ekonomi sirkular, termasuk teknologi pengolahan air hujan menjadi air bersih dan air minum portabel.
Pada kesempatan yang sama, Pertamina Foundation meluncurkan tablebook berjudul Menyongsong Cahaya: Keunggulan, Kegigihan, dan Kepedulian yang mengangkat kisah 13 binaan atau champion perempuan dari program unggulan PFseries.
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi fondasi keberlanjutan jangka panjang.
“Keberlanjutan tidak bisa dikerjakan sendiri. Melalui sinergi pendidikan, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat, Pertamina memastikan transisi energi berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, menambahkan bahwa Pertamina Foundation dan Universitas Pertamina berperan sebagai penghubung antara ide dan dampak nyata.
“Momentum Dies Natalis dan HUT ini menegaskan komitmen kami untuk membangun ekosistem pembelajaran dan inovasi yang tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masa depan Indonesia dan bumi yang berkelanjutan,” tutupnya.