Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Truk ekspedisi JNE terbakar di tol Palindra.
Truk ekspedisi JNE terbakar di tol Palindra. (Dok. IDN Times)

Intinya sih...

  • Api muncul dari belakang kontainer truk yang berisi paket, menyebabkan sebagian besar muatan hangus dilalap api.

  • Dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik di bagian kendaraan, namun penyelidikan masih berlangsung.

  • JNE akan bertanggung jawab penuh atas paket yang rusak atau hilang akibat kejadian ini, dan akan bekerja sama dengan pihak berwenang dalam proses penyelesaian klaim dan kompensasi kepada pelanggan yang terdampak.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Ogan Ilir, IDN Times - Sebuah truk ekspedisi dari JNE dengan nopol B-9938-FI terbakar di ruas Tol Palembang-Indralaya (Palindra) pada Rabu (14/1) dini hari. Insiden tersebut terjadi di KM 18 wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel sekitar pukul 01.00 WIB.

Truk tersebut diketahui tengah mengangkut paket kiriman dari Jakarta menuju Palembang. Akibatnya, barang yang dibawa truk sebagian besar hangus dilalap api.

Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, api langsung membesar dan melahap habis bagian belakang truk. Tampak di belakangnya beberapa paket yang berhasil dievakuasi dan sempat diturunkan saat kejadian.

1. Api muncul dari belakang kontainer truk yang berisi paket.

Petugas mencoba memadamkan api truk ekspedisi JNE yang terbakar di tol Palindra. (Dok. IDN Times)

Kapolsek Indralaya AKP Junardi mengatakan, truk tersebut sebelumnya keluar dari Tol Kayuagung dan kembali masuk melalui akses Tol Indralaya. Saat melintas di KM 18, sopir tiba-tiba melihat asap dan api keluar dari bagian belakang kendaraan.

"Api muncul dari belakang kontainer truk yang berisi paket. Dalam waktu singkat api membesar dan membakar seluruh muatan," ujarnya.

Melihat kondisi tersebut, sopir langsung menepikan kendaraan dan menghubungi petugas pengelola tol untuk meminta bantuan. Proses pemadaman kemudian dilakukan oleh petugas tol dengan peralatan yang tersedia di lokasi.

"Upaya pemadaman berlangsung cukup lama mengingat banyaknya bahan mudah terbakar di dalam bak truk. Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami perlambatan, namun tidak sampai menimbulkan kemacetan panjang," jelasnya.

2. Dugaan sementara ada korsleting listrik di bagian kendaraan

Ilustrasi kecelakaan mobil. (IDN Times/Aditya Pratama)

Junardi memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, baik dari pengemudi maupun pengguna jalan lainnya. Pihak perusahaan juga sudah membuat laporan resmi

"Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik di bagian kendaraan, namun hal tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya.

3. JNE akan bertanggung jawab penuh atas paket yang rusak atau hilang

Ilustrasi Pengusaha/Wirausahawan (IDN Times/Aditya Pratama)

Menanggapi kejadian ini, JNE Express lewat pernyataan resmi menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pelanggan yang paketnya ikut terbakar dalam insiden tersebut. JNE menegaskan akan bertanggung jawab penuh atas paket yang rusak atau hilang akibat kejadian ini, dan akan bekerja sama dengan pihak berwenang dalam proses penyelesaian klaim dan kompensasi kepada pelanggan yang terdampak.

JNE juga menerangkan bahwa dalam operasional sehari-hari, mereka selalu menerapkan Standard Operating Procedure (SOP) yang ketat. Namun insiden tak terduga seperti ini tetap bisa terjadi karena faktor luar yang mungkin belum sepenuhnya dapat diantisipasi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team