Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tren Harga Karet Menguat di Akhir April, Sinyal Positif untuk Petani
Perkebunan karet Sumsel (IDN Times/Rangga Erfizal)
  • Harga karet global naik di akhir April 2026, menembus level lebih tinggi dan memberi sinyal positif bagi pasar serta petani di Sumatra Selatan.
  • Data SGX–Sicom mencatat harga karet mencapai Rp36.413 per kilogram, naik Rp214 dari posisi sebelumnya, menunjukkan optimisme pasar terhadap komoditas ini.
  • Kualitas bahan olah karet atau kadar karet kering menjadi faktor utama penentu nilai jual, sehingga petani diimbau menjaga mutu produksi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Harga karet global kembali menunjukkan tren penguatan di akhir April 2026. Memasuki awal pekan, harga komoditas ini terus naik dan mempertegas sinyal positif bagi pasar, termasuk bagi petani karet di Sumatra Selatan.

"Pergerakan harga dari akhir pekan ke awal pekan menunjukkan momentum penguatan yang cukup konsisten. Harga tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu menembus level yang lebih tinggi," ungkap Sekjen Asosiasi Petani Karet Indonesia (Apkarindo), Rudi Arpian, kepada IDN Times, Senin (27/4/2026).

1. Harga karet naik Rp214 per kilogram

Petani karet Sumsel tengah menyadap hasil kebunnya (IDN Times/Rangga Erfizal)

Berdasarkan data perdagangan SGX–Sicom, harga karet pada hari ini tercatat sebesar 211,8 US cent per kilogram. Dengan kurs Rp17.192 per dolar AS, harga karet setara KKK 100 persen mencapai Rp36.413 per kilogram.

Angka ini mengalami kenaikan Rp214 per kilogram dibandingkan dengan posisi Jumat (24/4/2026) yang berada di level Rp36.199 per kilogram. Kenaikan tersebut melanjutkan tren positif yang sudah terlihat sejak akhir pekan lalu.

"Hal ini mencerminkan optimisme pasar global terhadap komoditas karet," jelasnya.

2. Kualitas karet kering pengaruhi harga

Petani karet Sumsel (IDN Times/Rangga Erfizal)

Di tingkat petani, tren kenaikan ini menjadi sinyal baik, meskipun harga yang diterima tetap bergantung pada kualitas bokar atau bahan olah karet. Semakin tinggi kadar karet kering (KKK), semakin besar nilai jual yang diperoleh.

"Dengan tren penguatan yang masih berlanjut, pelaku usaha dan petani diharapkan tetap menjaga kualitas produksi," jelasnya.

3. Kualitas bokar turut pengaruhi pendapatan petani

Perkebunan karet Sumsel (IDN Times/Istimewa)

Doni menyebut penyalahgunaan distribusi BBM merupakan kejahatan serius yang berdampak luas terhadap perekonomian dan masyarakat. Penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif untuk membongkar jaringan distribusi ilegal.

"Polda Sumsel tidak akan memberikan ruang praktik ilegal di sektor energi," jelasnya.

Editorial Team