identifikasi jenazah korban bus ALS di Muratara (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Diberitakan sebelumnya, Kanit Gakkum Satlantas Polres Muratara, Aiptu Iin Shodikin, menjelaskan kronologi kecelakaan tragis tersebut. Bermula ketika bus ALS yang membawa belasan orang melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Jambi.
"Dari arah yang berlawanan, terdapat mobil tangki bahan bakar minyak atau BBM yang berisi dua orang. Setibanya di TKP, diduga bus ALS masuk ke jalur yang berlawanan sehingga menabrak mobil tangki BBM tersebut," ungkap Shodiqin.
Akibat kejadian tersebut, pengemudi mobil tangki Seleraya bernama Yanto dan penumpangnya, Martini, meninggal dunia terbakar di dalam mobil tersebut. Sementara para korban dari bus ALS hingga kini identitasnya masih dalam proses identifikasi pihak kepolisian.
"Pengemudi bus ALS meninggal dunia. Untuk penumpang bus, masih kami data total korban yang meninggal dunia. Masih dicari database penumpang," ujarnya.
Benturan keras akhirnya memicu kobaran api yang dengan cepat menghanguskan kedua kendaraan besar tersebut serta satu unit sepeda motor yang berada di lokasi. Untuk 3 kendaraan yang terbakar, belum diketahui nomor pelatnya karena dalam kondisi hangus di TKP.