Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi cuaca yang tidak menentu (pexels.com/Khoa Võ)
ilustrasi cuaca yang tidak menentu (pexels.com/Khoa Võ)

Intinya sih...

  • Potensi banjir rob di Sumsel dari pasang air laut, dengan ketinggian mencapai 3,7 meter.

  • BMKG aktif memantau perkembangan informasi cuaca terkini dan masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

  • Waspada bencana selain banjir di Sumsel, termasuk mengantisipasi tanah longsor akibat jenuh air di perbukitan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatra Selatan mengingatkan agar masyarakat di wilayah pesisir waspada sepanjang periode 14-17 Februari 2026.

"Sumsel kondisi waspada banjir rob di tepian sungai atau di hilir akibat meluapnya debit sungai," ujar Ketua Tim Data dan Informasi BMKG SMB II Palembang, Sinta Andayani, Kamis (12/2/2026).

1. Potensi air pasang mulai 14-17 Februari 2026

ilustrasi hujan (pexels.com/Vlad Chețan)

Potensi banjir di Sumsel dikhawatirkan akan terjadi akibat rob dari pasang air laut. Potensi air pasang bisa terjadi di sekitar muara Sumsel dan daerah pesisir dengan ketinggian banjir bisa mencapai 3,7 meter.

"Waspada banjir air pasang dari tanggal 14 sampai 17 Februari," kata dia.

2. Hujan penting diwaspadai dari bencana hidrometeorologi

ilustrasi hujan (pexels.com/Abhishek sanga)

Sinta mengatakan, BMKG juga aktif memantau perkembangan informasi cuaca terkini. Kemudian untuk masyarakat, sebaiknya selalu mengecek kanal resmi BMKG serta meningkatkan kesiapsiagaan, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan rawan longsor, bantaran sungai, dan daerah pesisir.

"Musim hujan saat ini memang perlu kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi," jelas dia.

3. Hujan potensi longsor di daerah perbukitan

ilustrasi hujan (freepik.com/Kireyonok_Yuliya)

Lebih lanjut, Sinta menyampaikan bahwa waspada bencana selain banjir di Sumsel termasuk mengantisipasi tanah longsor akibat jenuh air di perbukitan, ditambah potensi penahan longsor yang sudah minim.

"Sehingga, potensi hujan yang turun bisa menyebabkan longsor," katanya.

Ia melanjutkan, terkait prakiraan cuaca untuk beberapa hari ke depan, Sumsel menunjukkan peningkatan potensi hujan hampir di seluruh wilayah, kabupaten dan kota.

Editorial Team