Palembang, IDN Times - Seorang sopir taksi online berinisial SS menjadi korban penganiayaan setelah menanyakan pembatalan pesanan kepada konsumen. Peristiwa kekerasan yang menimpa perempuan berusia 29 tahun ini terjadi di kawasan Jakabaring, saat hendak menjemput penumpang.
"Saya bingung karena orderan dibatalkan. Saya diangga lambat merespon (pesanan). Padahal saya sudah menunggu cukup lama," ungkap SA saat melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Selasa (28/4/2026).
