Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sidak BGN: Ada Dapur MBG Dekat Kandang Sapi dan Sarang Walet di OKU Timur
Tangkapan layar sidak Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang (Tiktok Nanik S Deyang)
  • Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang menemukan dapur SPPG Belitang Tegal Rejo di OKU Timur beroperasi dekat kandang sapi dan walet, melanggar standar kebersihan dan keamanan pangan.
  • Nanik memerintahkan penghentian sementara operasional dapur serta perbaikan instalasi IPAL, menegaskan program MBG bersifat sosial pendidikan, bukan untuk kepentingan bisnis pribadi.
  • Sidak juga mengungkap fasilitas tidak layak dan dugaan pembangunan dipaksakan meski tak sesuai juknis; BGN berkomitmen terus melakukan sidak demi menjaga kualitas dan kejujuran pengelolaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Temuan dalam Inspeksi Mendadak (Sidak) Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S. Deyang kembali menggemparkan publik Sumatra Selatan (Sumsel). Pasalnya, salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Belitang Tegal Rejo, OKU Timur, diduga tidak sesuai standar.

Dapur yang seharusnya berada dalam pengawasan standar operasional yang ketat justru berjalan serampangan. Berjarak dekat dengan kandang walet dan kandang sapi membuat Nanik pun marah kepada pengelola dapur SPPG.

"Ini suspend dulu, ganti dulu dengan IPAL yang benar. Masih mau nyari ngutip lagi, untung lagi. Gak kasian kah sama Presiden? Sudah dekat dengan burung walet, IPAL-nya seperti ini, pakai air galon yang tidak ada mereknya," ungkap Nanik S Deyang saat melakukan tinjauan, dikutip IDN Times, Jumat (13/3/2026).

1. Suara sapi terdengar saat Wakil Kepala BGN lakukan sidak

Tangkapan layar sidak Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang (Tiktok Nanik S Deyang)

Di tengah kemarahannya, Nanik kembali mendapat kejutan saat mendengar suara sapi yang membangunkannya dari duduk. Pihak yayasan yang mendampingi turut terkejut dan tak menyangka hal ini akan menjadi teguran dalam sidak tersebut.

"Itu ada kandang sapi ya. Lah kan gak boleh dekat kandang sapi juga," ungkap Nanik.

Nanik yang kecewa dengan pengelolaan SPPG Tegal Rejo sempat mempertanyakan keberadaan kandang sapi yang berada persis di sebelah dapur kepada petugas pengawas. Namun, ia mengaku tidak percaya dengan penjelasan petugas yang menyebutkan dapur tersebut lebih dulu berdiri sebelum kandang.

"Program ini sebetulnya bukan untuk bisnis. Program ini untuk sosial, pendidikan oleh pak Prabowo. Tapi, Bapak, kalau kayak begini jadi bisnis dan orientasinya hanya bisnis dan gak mikir," ungkap Nanik.

2. Nanik duga pembangunan SPPG dipaksakan untuk kepentingan bisnis

Tangkapan layar sidak Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang (Tiktok Nanik S Deyang)

Dari sana, Nanik berjalan mendekati kandang dan bertemu dengan pemiliknya. Ia kemudian mengonfirmasi langsung terkait operasional kandang tersebut. Pemilik kandang memastikan kandang sapi itu telah lebih dulu berdiri sebelum SPPG tersebut ada.

"Juknisnya sudah jelas gak boleh di samping kandang binatang, nah itu sudah jelas. Bapak harus selesaikan, Saya minta KPPG cek lagi dua bulan ini. Saya mau dapur ini di-suspend dulu," ungkap dia.

Nanik menduga, pembangunan SPPG tetap dipaksakan meskipun sejak awal sudah diketahui tidak sesuai dengan juknis pembangunan. Pemilik yayasan sengaja memaksakan pembangunan hanya untuk kepentingan bisnis semata.

"Artinya pembangunan SPPG tetap dipaksakan meskipun sejak awal sudah diketahui terdapat kandang ternak," jelas dia.

3. Minta tak ada kompromi soal kebersihan dan kesehatan pangan

Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang dalam acara SAT 2026. (IDN Times/Herka Yanis)

Selain masalah kandang, pihaknya juga menemukan banyak masalah di SPPG tersebut, mulai dari IPAL yang tidak layak, fasilitas yang jauh dari standar kebersihan dan keamanan pangan. Dalam program MBG, dirinya meminta tidak lagi ada kompromi terhadap kebersihan, keamanan pangan dan kejujuran dalam pengelolaannya.

"Kami akan terus melakukan sidak untuk memastikan setiap dapur menjalankan amanahnya," jelas dia.

Hingga berita ini diturunkan, IDN Times telah mencoba mengonfirmasi temuan dalam sidak Wakil Kepala BGN kepada Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Palembang, Nurya Hartika. Namun, belum ada tanggapan terkait permintaan Nanik S Deyang untuk menutup SPPG yang bermasalah.

Editorial Team